Edukasi

UI Rilis Daftar 22 Jurusan S1 Termurah Jalur SNBT 2026, UKT Tertinggi Capai Rp 7,8 Juta per Semester

Advertisement

Universitas Indonesia (UI) akan membuka 80 program studi untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Dari jumlah tersebut, 65 jurusan jenjang S1 menawarkan biaya kuliah yang relatif terjangkau, dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tertinggi di bawah Rp 10 juta, bahkan ada yang mencapai Rp 7,8 juta per semester.

Pendaftaran untuk jalur SNBT 2026 ini dijadwalkan akan dibuka pada 25 Maret 2026. Calon mahasiswa hanya akan membayar UKT per semester tanpa adanya uang pangkal.

Biaya Kuliah Universitas Indonesia Jalur SNBT 2026

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN), UI menerapkan UKT terendah mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000. Besaran UKT tertinggi bervariasi tergantung pada masing-masing program studi, mengingat perbedaan fasilitas, kurikulum, dan kebutuhan spesifik setiap jurusan.

Untuk jalur SNBT 2026, terdapat 22 jurusan S1 yang UKT tertingginya maksimal Rp 10 juta. Beberapa di antaranya bahkan memiliki UKT tertinggi hanya Rp 7,8 juta per semester, menjadikannya pilihan menarik bagi calon mahasiswa.

Daftar 22 Jurusan S1 Termurah UI pada SNBT 2026

Berikut adalah 22 jurusan S1 di UI dengan UKT termurah pada jalur SNBT 2026:

Advertisement

  • Sastra Arab: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Bahasa dan Kebudayaan Korea: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 7.800.000
  • Sastra Prancis: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.600.000
  • Ilmu Perpustakaan: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 7.800.000
  • Ilmu Sejarah: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 7.800.000
  • Ilmu Sejarah: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 7.800.000
  • Sastra Arab: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Sastra Jepang: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Sastra Cina: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Sastra untuk Bahasa Asing: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Ilmu Administrasi Niaga: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.600.000
  • Sastra Indonesia: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Sastra Inggris: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.600.000
  • Sastra Jerman: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.600.000
  • Sastra Belanda: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Sastra Rusia: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.300.000
  • Psikologi: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 10.000.000
  • Sosiologi: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 7.800.000
  • Ilmu Administrasi Sosial: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 10.000.000
  • Hubungan Internasional: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 10.000.000
  • Administrasi Perkantoran: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.600.000
  • Ilmu Administrasi Negara: UKT minimum Rp 500.000, UKT maksimum Rp 8.600.000

Kualitas Jadi Prioritas Utama UI dalam Seleksi Mahasiswa

Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa seleksi masuk kampus ini dilakukan secara adil dan mengedepankan kualitas, bukan semata-mata kekayaan calon mahasiswa. “Jadi kalau kita nyari mahasiswa kita tuh (kapasitas) bisa sampai 160.000 tapi kan kita tidak di situ (mengutamakan kuantitas) kita nyari quality. Makanya tadi yang masuk UI itu kan kalau hanya modal kaya enggak bisa masuk,” ujar Heri, dikutip dari Kompas.com.

Heri menjelaskan, UI membatasi jumlah mahasiswa yang diterima karena seleksi didasarkan pada kualitas yang sesuai dengan standar tinggi UI. Saat ini, jumlah mahasiswa UI tercatat sebanyak 52.000, angka ini berada di bawah daya tampung maksimal jika dibandingkan dengan rasio dosen yang ada.

Proses seleksi di UI dikenal sangat ketat. Heri mengungkapkan bahwa dari setiap 100 pendaftar, hanya satu yang akan diterima. “Jadi kalau yang daftar 100, hanya 1 yang diterima,” tegasnya. Meskipun demikian, UI tetap membuka pintu bagi semua lapisan masyarakat, termasuk calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, untuk mendaftar.

Informasi lengkap mengenai biaya kuliah dan proses seleksi SNBT 2026 di Universitas Indonesia disampaikan melalui pernyataan resmi dan data yang dirilis oleh pihak kampus.

Advertisement