Edukasi

UMN Luncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi, Perkuliahan Hybrid Dimulai Agustus 2026

Advertisement

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi meluncurkan program doktoral (S3) pertamanya, yaitu Doktor Manajemen Teknologi, pada Kamis (12/2/2026). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan pesat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang telah mendisrupsi berbagai sektor kehidupan.

Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, menyatakan bahwa adopsi AI menuntut transformasi rencana strategis di berbagai bidang. Menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan kuat yang mampu mengintegrasikan manajemen strategis dengan teknologi terkini untuk menghadapi tantangan zaman.

Integrasi Manajemen dan Teknologi Terkini

Program Doktoral Manajemen Teknologi hadir sebagai wadah bagi lahirnya pemikiran visioner dan riset yang berdampak nyata bagi industri, pemerintahan, serta masyarakat. Andrey menegaskan bahwa program ini merupakan tonggak sejarah penting dalam rencana induk pengembangan UMN.

“Bagi UMN, program studi doktoral Manajemen Teknologi menjadi program doktoral pertama untuk menuju world class university dengan fokus pada excellent teaching with a strong research,” ujar Andrey dalam sambutannya di Menara Kompas, Jakarta Pusat.

Ketua Yayasan Multimedia Nusantara, Teddy Surianto, menambahkan bahwa pemilihan program studi ini didukung oleh ekosistem industri Kompas Gramedia Group. Sinergi ini diharapkan mampu menjembatani celah antara riset akademis dan eksekusi praktis di tengah masyarakat.

Advertisement

Skema Perkuliahan Hybrid dan Fokus Riset

Dekan Fakultas Bisnis UMN, Dr. Prio Utomo, menjelaskan bahwa perkuliahan akan dimulai pada Agustus 2026 dengan model hybrid. Mahasiswa akan menjalani kombinasi pembelajaran tatap muka di Kampus UMN Menara Kompas dan sesi daring untuk mengakomodasi para praktisi industri.

Kurikulum program S3 ini akan didominasi oleh kegiatan penelitian. Dari total 42 SKS yang tersedia, sebanyak 30 SKS atau lebih dari 70 persen akan difokuskan pada riset. UMN juga berencana menghadirkan academic visiting professor untuk memperkaya wawasan riset mahasiswa.

Terbuka untuk Lulusan STEM dan Non-STEM

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN, Prof. Dr. Friska Natalia, mengungkapkan bahwa program ini terbuka bagi lulusan dari berbagai latar belakang pendidikan. Calon mahasiswa dari bidang STEM maupun non-STEM memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung.

“Kriteria utama yang kami lihat adalah proposal risetnya. Selama proposal tersebut berkaitan dengan dua bidang utama dalam program doktor kami, maka mereka dapat melanjutkan studi di sini,” jelas Friska. Informasi lengkap mengenai pendaftaran program ini dirilis melalui kanal komunikasi resmi Universitas Multimedia Nusantara.

Advertisement