Segmen SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia diproyeksikan semakin ramai dengan kehadiran Denza B5. Mobil ini disebut-sebut akan menjadi penantang serius bagi Mazda CX-80 yang telah lebih dulu hadir. Kedua SUV ini menawarkan karakteristik berbeda, mulai dari desain, performa, hingga fitur yang menyasar segmen konsumen spesifik.
Wajah dan Dimensi: Tangguh vs Elegan
Secara tampilan, Denza B5 menonjolkan kesan SUV tangguh dengan proporsi besar dan garis tegas. SUV ini dibangun di atas platform body-on-frame, identik dengan kendaraan petualangan, dan dirancang untuk menghadapi medan berat sambil tetap memberi kenyamanan. Bentuknya yang boxy menciptakan karakter SUV yang khas.
Sebaliknya, Mazda CX-80 mengusung bahasa desain Kodo khas Mazda yang ramping namun elegan, memberikan nuansa premium yang lebih halus. Dimensinya cukup besar di kelasnya dengan panjang hampir 5 meter serta jarak sumbu roda yang luas, membuat kabin terasa lapang.
Interior dan Kenyamanan Kabin
Masuk ke dalam kabin, Denza B5 tampil futuristik dengan fitur-fitur modern dan struktur yang memberi kesan premium sekaligus fungsional. SUV ini diposisikan untuk pengguna yang mengutamakan fleksibilitas penggunaan baik on-road maupun off-road, meskipun detail lengkap masih bergantung pada pasar tertentu.
Mazda CX-80, di sisi lain, membawa konsep premium family SUV. Konfigurasi tujuh tempat duduk ditawarkan dengan material berkualitas tinggi, head unit besar, serta sistem hiburan dan kenyamanan yang lengkap, memberi nilai tambah bagi keluarga yang mengutamakan kenyamanan jangka panjang.
Mesin dan Tenaga
Denza B5 mengandalkan kombinasi mesin 1.5 liter turbocharged dan dual motor listrik dengan total tenaga lebih dari 600 tk serta torsi 760 Nm. Tenaga besar ini membuat B5 sangat bertenaga untuk berbagai kondisi, bahkan dengan kemampuan akselerasi 0–100 km/jam di kisaran 4,8 detik pada spesifikasi tertentu.
Sementara itu, Mazda CX-80 memakai mesin 2.5 liter e-SKYACTIV PHEV yang lebih fokus pada efisiensi sambil tetap memberi performa solid. Total output gabungan sekitar 322,5 tk dengan torsi 500 Nm, disalurkan ke semua roda melalui sistem AWD.
Baterai dan Jarak Tempuh EV
Salah satu keunggulan Denza B5 adalah kapasitas baterai 31,8 kWh dan klaim jarak tempuh listrik murni mendekati 100 Km (mode EV), cocok untuk penggunaan harian tanpa mengandalkan mesin bensin. B5 juga punya total jarak tempuh hingga sekitar 975 Km menurut standar tertentu.
Mazda CX-80 memiliki baterai lebih kecil yakni sekitar 17,8 kWh dan mampu menempuh sekitar 60 Km dalam mode listrik. Meskipun lebih pendek dibandingkan B5, angka ini sudah cukup untuk perjalanan harian tanpa pembakaran bensin dalam banyak kondisi perkotaan.
Fitur Keselamatan dan Teknologi
Denza B5 dilengkapi sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), kamera 360°, serta struktur rangka yang kuat untuk keselamatan aktif dan pasif. SUV ini dirancang dengan fitur-fitur canggih yang mendukung perjalanan panjang bahkan di medan menantang.
Mazda CX-80 juga tak kalah dalam hal teknologi keselamatan. Dengan sistem i-Activsense, CX-80 menawarkan fitur seperti adaptive cruise control, blind-spot monitoring, dan perlindungan penumpang lengkap, menjadikannya opsi menarik untuk keluarga yang mengutamakan keamanan.
Harga
Saat ini, baru Mazda CX-80 yang diketahui harganya. SUV hybrid ini dibanderol Rp 1.199.900.000 (OTR Jakarta). Sementara Denza B5, estimasi harganya ada di kisaran Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,5 miliar.
Secara keseluruhan, Denza B5 lebih cocok bagi penggemar SUV bertenaga, lokasi luar kota atau medan berat, serta mereka yang menginginkan jarak tempuh listrik panjang. Sedangkan Mazda CX-80 pas bagi keluarga premium yang mencari SUV PHEV elegan, nyaman, dengan keseimbangan performa dan efisiensi.
Informasi lengkap mengenai komparasi kedua SUV PHEV ini disampaikan melalui berbagai sumber otomotif yang dirilis pada Selasa, 24 Februari 2026.
