Teknologi

UpScrolled, Medsos Buatan Palestina Populer di AS Usai Divestasi TikTok: Kalahkan WhatsApp dan Threads

UpScrolled, sebuah platform media sosial yang dikembangkan oleh inkubator startup asal Palestina, mendadak meraih popularitas signifikan di Amerika Serikat. Lonjakan pengguna ini terjadi khususnya setelah kesepakatan divestasi bisnis TikTok di AS resmi diteken pada Kamis, 22 Januari 2026. Aplikasi ini bahkan berhasil mengungguli platform besar seperti Threads dan WhatsApp dalam daftar unduhan.

Lonjakan Unduhan dan Peringkat Teratas

Sejak kabar divestasi TikTok beredar, banyak pengguna di AS mulai mencari alternatif media sosial lain. UpScrolled menarik perhatian karena menjanjikan platform yang netral dari agenda politik. Aplikasi dengan logo berbentuk kata “Up” ini berhasil menempati peringkat pertama sebagai media sosial paling banyak diunduh di App Store AS, sementara di Play Store, UpScrolled bercokol di urutan keenam.

Menurut data dari platform analisis pasar Appfigures, UpScrolled diunduh sebanyak 41.000 kali pada periode 21-24 Januari 2026. Angka ini setara dengan sepertiga dari total unduhan UpScrolled sepanjang masa. Rata-rata unduhan harian aplikasi ini juga meningkat drastis menjadi sekitar 14.000, atau naik sekitar 2.850 persen dibandingkan rata-rata sebelumnya. Hingga 26 Januari 2026, total unduhan UpScrolled mencapai 140.000 kali, dengan 75.000 di antaranya berasal dari pengguna di AS.

Tantangan dan Misi UpScrolled

Lonjakan pertumbuhan yang cepat ini sempat membuat server UpScrolled kewalahan. Melalui akun X/Twitter resminya, @realUpScrolled, pihak pengembang mengakui tantangan tersebut. “Kalian muncul begitu cepat sehingga server kami kewalahan. Frustasi? Iya. Emosional? Iya juga. Kami adalah tim kecil yang membangun apa yang telah dihentikan oleh perusahaan teknologi besar. Saat ini kami sedang meningkatkan skalanya. Bersabarlah,” tulis UpScrolled.

UpScrolled, yang dirilis pada Juli tahun lalu, dikembangkan oleh Issam Hijazi, seorang developer dan pengusaha keturunan Palestina, Yordania, dan Australia. Hijazi memiliki pengalaman bekerja di perusahaan teknologi besar seperti Oracle dan IBM. Aplikasi ini didukung oleh inkubator startup Tech for Palestine, sebuah proyek advokasi yang mendanai inisiatif teknologi untuk mendukung perjuangan Palestina.

Misi utama UpScrolled adalah menyediakan ruang bagi pengguna untuk mengekspresikan pikiran secara leluasa, berbagi momen, dan terhubung dengan orang lain. Tim pengembang mengklaim bahwa mereka membangun UpScrolled sebagai “platform yang dimiliki oleh penggunanya, bukan oleh algoritma tersembunyi atau agenda pihak luar.” Aplikasi ini juga diklaim “anti-sensor” dan “anti-shadowban.”

Fitur Unik dan Ketersediaan

UpScrolled menawarkan tampilan yang unik, memadukan elemen dari Instagram, X (Twitter), dan TikTok. Pengguna dapat membagikan foto, video, maupun teks, menemukan konten baru, serta berkirim pesan langsung (DM). Tampilan utamanya menyerupai Instagram, terutama pada ikon tombol likes, komentar, dan repost. Aplikasi ini juga memiliki fitur trending topic seperti X, yang menampilkan topik-topik yang sedang ramai diperbincangkan.

Melansir Al Jazeera, UpScrolled juga dilengkapi dengan fitur “Discover Page” yang mirip Snapchat dan TikTok, dengan sebagian besar kontennya berfokus pada isu-isu seputar Palestina. UpScrolled tersedia secara gratis di App Store untuk perangkat iOS dan Play Store untuk perangkat Android.

Informasi lengkap mengenai popularitas dan fitur UpScrolled dihimpun dari berbagai sumber media teknologi dan analisis pasar yang dirilis pada akhir Januari 2026.