Islami

Uraikan Lengkap! Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat di Rumah, Niat, dan Keutamaannya

Advertisement

Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dinanti kehadirannya setiap bulan Ramadan. Meskipun identik dengan pelaksanaan berjamaah di masjid, ibadah ini juga dapat dikerjakan secara mandiri atau bersama keluarga di rumah. Panduan fikih menjelaskan tata cara shalat Tarawih 11 rakaat yang bisa diterapkan di kediaman pribadi, lengkap dengan niat dan pelaksanaannya.

Memahami Shalat Tarawih: Hukum dan Jumlah Rakaat

Tarawih adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadan setelah shalat Isya. Hukum pelaksanaannya adalah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan bagi umat Islam. Umumnya, terdapat dua pendapat mengenai jumlah rakaat shalat Tarawih yang dipraktikkan.

  • Delapan rakaat Tarawih ditambah tiga rakaat Witir, sehingga totalnya menjadi 11 rakaat.
  • Dua puluh rakaat Tarawih ditambah tiga rakaat Witir.

Artikel ini akan fokus pada tata cara shalat Tarawih 11 rakaat, yang banyak diamalkan karena mengikuti riwayat Nabi Muhammad SAW.

Panduan Lengkap Shalat Tarawih 11 Rakaat di Rumah

Niat Shalat Tarawih

Niat shalat Tarawih dilakukan di dalam hati. Meskipun boleh dilafalkan, yang terpenting adalah niat yang mantap di dalam hati. Berikut adalah lafal niat shalat sunnah Tarawih sendiri (munfarid):

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini lillahi ta‘ala.

Artinya: “Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Jika shalat Tarawih dilakukan secara berjamaah, baik sebagai imam maupun makmum, cukup tambahkan kata imaaman (sebagai imam) atau ma’muuman (sebagai makmum) setelah lafal niat tersebut.

Pelaksanaan Delapan Rakaat Tarawih

Shalat Tarawih 11 rakaat biasanya dilaksanakan dengan pola empat kali dua rakaat salam, sehingga totalnya menjadi delapan rakaat. Setiap dua rakaat memiliki tata cara yang sama seperti shalat sunnah biasa:

  1. Niat shalat.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca surat Al-Fatihah.
  4. Membaca surat pendek dari Al-Qur’an.
  5. Rukuk.
  6. I’tidal.
  7. Sujud pertama.
  8. Duduk di antara dua sujud.
  9. Sujud kedua.
  10. Melanjutkan rakaat kedua hingga tasyahud akhir.
  11. Salam.

Tidak ada ketentuan khusus mengenai surat pendek yang harus dibaca; jamaah bebas memilih surat apa saja.

Istirahat (Tarawih Berarti “Istirahat”)

Secara bahasa, kata “Tarawih” memiliki arti “istirahat”. Oleh karena itu, setelah setiap empat rakaat (dua kali salam), dianjurkan untuk duduk sejenak. Waktu istirahat ini dapat dimanfaatkan untuk berzikir atau membaca doa.

Advertisement

Shalat Witir Tiga Rakaat

Setelah menyelesaikan delapan rakaat Tarawih, ibadah dilanjutkan dengan shalat Witir sebanyak tiga rakaat. Ada dua cara umum yang dapat dilakukan untuk shalat Witir ini:

  • Cara pertama (2 + 1): Melaksanakan dua rakaat dengan satu salam, kemudian dilanjutkan dengan satu rakaat terpisah dengan satu salam.
  • Cara kedua (3 rakaat langsung): Melaksanakan tiga rakaat sekaligus dengan satu salam, tanpa tasyahud awal.

Berikut adalah lafal niat shalat Witir:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri rak‘atan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Saya niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”

Keabsahan dan Keutamaan Shalat Tarawih di Rumah

Pelaksanaan shalat Tarawih di rumah adalah sah. Ibadah ini boleh dilakukan secara sendiri (munfarid) maupun berjamaah bersama anggota keluarga. Shalat Tarawih di rumah tetap mendapatkan pahala, bahkan bagi sebagian orang, hal ini dapat meningkatkan kekhusyukan dan ketenangan dalam beribadah.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan (Tarawih) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Oleh karena itu, meskipun dilakukan di rumah, umat Islam dianjurkan untuk tidak meninggalkan keutamaan ibadah ini.

Tips Agar Khusyuk Tarawih di Rumah

Untuk membantu menjaga kekhusyukan saat melaksanakan shalat Tarawih di rumah, beberapa tips berikut dapat diterapkan:

  • Pilih tempat yang tenang dan bersih untuk shalat.
  • Gunakan pakaian yang rapi dan sopan, sebagaimana saat shalat di masjid.
  • Matikan notifikasi ponsel atau perangkat elektronik lainnya agar tidak mengganggu konsentrasi.
  • Baca surat-surat Al-Qur’an dengan tartil (perlahan dan jelas).
  • Libatkan anggota keluarga agar ibadah lebih semangat dan terjalin kebersamaan.

Informasi mengenai tata cara shalat Tarawih 11 rakaat di rumah ini disampaikan berdasarkan Buku Panduan Ibadah Ramadhan karya Annisa Nurul Hasanah dan riwayat Nabi Muhammad SAW.

Advertisement