Urutan Dzikir dan Doa setelah Sholat Fardhu Lengkap Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Umat Islam dianjurkan untuk tidak langsung beranjak setelah menunaikan sholat fardhu lima waktu, melainkan meluangkan waktu sejenak untuk berdzikir dan berdoa. Amalan ini merupakan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan penyempurnaan ibadah.
Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa para ulama telah bersepakat (ijma’) mengenai kesunnahan dzikir setelah sholat. Kesepakatan tersebut didasarkan pada banyak hadits shahih dengan jenis bacaan yang beragam.
Rangkaian Dzikir Setelah Sholat Fardhu
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, terdapat urutan dzikir yang umum diamalkan setelah sholat lima waktu. Urutan tersebut dimulai dengan permohonan ampunan hingga pujian kepada Allah SWT.
1. Membaca Istighfar
Sebelum memulai doa, dianjurkan membaca istighfar sebanyak 3 kali:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
“Astaghfirullah hal’adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih.”
2. Bacaan Tahlil dan Tauhid
Dilanjutkan dengan membaca kalimat tauhid:
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
“Laa ilaha illallah wakhdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai’innqodiir.”
3. Memohon Perlindungan dari Api Neraka
Dianjurkan membaca doa perlindungan dari siksa neraka sebanyak tiga kali:
اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ
“Allahumma ajirni minan-naar.”
4. Pujian Keselamatan
Membaca doa untuk memuji Allah SWT sebagai sumber keselamatan:
للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام
“Allahumma angtassalam, wamingkassalam, wa ilayka ya’uudussalam fakhayyina rabbanaa bissalaam wa-adkhilnaljannata darossalaam tabarokta rabbanaa wata’alayta yaa dzaljalaali wal ikraam.”
Pembacaan Ayat Al-Qur’an dan Kalimat Thayyibah
Setelah rangkaian doa awal, umat Muslim dianjurkan membaca surat Al-Fatihah dan Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah ayat 255). Ayat Kursi dibaca sebagai bentuk pengakuan atas keagungan dan kekuasaan Allah yang meliputi langit dan bumi.
Tahapan berikutnya adalah membaca kalimat Thayyibah yang masing-masing diulang sebanyak 33 kali:
- Tasbih: سُبْحَانَ اللهِ (Subhanallah)
- Tahmid: الْحَمْدُلِلهِ (Alhamdulillah)
- Takbir: اللهُ اَكْبَرُ (Allahu Akbar)
- Tahlil: لَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ (Lailaha Illallah)
Doa Keselamatan dan Kesejahteraan Umat
Selain doa pribadi, terdapat redaksi doa yang mencakup permohonan untuk kebaikan seluruh umat Islam (kaum muslimin). Mengacu pada informasi dari NU Online, doa ini mencakup permohonan agar Allah menjauhkan umat dari mara bahaya, kekeringan, kezaliman, hingga bencana alam.
Dalam doa tersebut, terdapat permohonan khusus bagi umat Islam yang sedang tertindas atau dizalimi:
“Allahummarfa’ washrif ‘annâ wa ‘anil muslimînal adzâ wal ghalâ-a wal balâ-a wal qaḫtha wal ḫumma wal jadba wal jawra wadh dhulma…”
Artinya: “Ya Allah, angkatlah dan jauhkan dari kami dan kaum muslimin mara bahaya, bala, kesengsaraan, kekeringan, demam, kemandulan, kezaliman, kejahatan, dan segala macam bencana…”
Dzikir Setelah Sholat Tahajud
Bagi umat Muslim yang melaksanakan sholat malam atau tahajud, terdapat bacaan doa khusus yang diriwayatkan dalam HR Bukhari dan Muslim. Sholat tahajud dilaksanakan pada sepertiga akhir malam, yang disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa.
Berdasarkan petunjuk dalam kitab Al-Adzkar, doa tahajud dimulai dengan pengakuan bahwa Allah adalah penegak langit dan bumi:
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ
“Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna…”
Doa ini berisi permohonan ampunan atas dosa yang telah lalu, dosa yang akan datang, serta dosa yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.
Keutamaan Berdoa Setelah Sholat
Mengacu pada berbagai hadits, terdapat sejumlah keutamaan bagi mereka yang rutin berdzikir dan berdoa setelah sholat fardhu:
- Waktu Mustajab: Rasulullah SAW menyebutkan doa di akhir sholat fardhu adalah salah satu yang paling didengarkan oleh Allah SWT (HR Tirmidzi).
- Pengampunan Dosa: Berdzikir dalam jamaah atau secara rutin dapat menjadi sarana penggugur dosa.
- Ketenangan Jiwa: Mengacu pada QS Ar-Ra’d: 28, mengingat Allah dapat membuat hati menjadi tenteram.
- Kelancaran Rezeki: Doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu tertentu, termasuk setelah sholat, diyakini dapat mempermudah datangnya rezeki.
Informasi mengenai rangkaian dzikir dan doa ini dihimpun dari kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi serta panduan resmi yang dipublikasikan oleh MUI dan NU Online.