Otomotif

Waspada! Hantam Lubang Saat Mobil Berbelok Picu Kerusakan Lebih Parah pada Komponen Kemudi dan Kaki-kaki

Advertisement

Mengemudi di jalan berlubang memang tidak nyaman dan berisiko bagi kondisi kendaraan. Namun, bahaya yang sering luput dari perhatian adalah ketika lubang tersebut berada tepat di tikungan, yang justru dapat menimbulkan kerusakan lebih besar pada mobil.

Bahaya Hantam Lubang Saat Berbelok

Benturan saat roda dalam posisi lurus berbeda jauh dengan ketika kendaraan sedang berbelok. Dalam kondisi tertentu, risiko kerusakan justru lebih besar ketika lubang dihantam saat roda berada dalam posisi miring.

Menurut Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mobil pada dasarnya didesain untuk menerima benturan saat roda dalam posisi lurus. “Mobil itu didesain dan diuji ketika melindas permukaan tidak rata dalam kondisi jalan lurus. Bukan dalam kondisi sedang berbelok,” ujar Lung Lung kepada Kompas.com, Minggu (22/2/2026).

Mekanisme Kerusakan Komponen

Lung Lung menjelaskan, saat mobil berbelok, banyak komponen bekerja dalam sudut yang berbeda. Tie rod, steering rack, hingga kolom setir berada dalam posisi menahan beban samping. Selain itu, pusat gravitasi kendaraan juga ikut berpindah mengikuti arah belok.

“Ketika belok, sudut gaya yang diterima roda berbeda. Ada gaya dorong dan tarik yang bekerja bersamaan. Kalau dalam posisi itu roda menghantam lubang, beban yang diterima komponen kemudi dan kaki-kaki menjadi lebih besar,” tambahnya.

Dalam kondisi tersebut, komponen kecil berbahan karet seperti bushing, tie rod, dan link stabilizer menjadi bagian yang paling rentan terdampak. Kerusakan mungkin tidak langsung terasa, tetapi efeknya bisa muncul dalam bentuk setir yang terasa tidak presisi atau mobil cenderung menarik ke satu sisi.

Advertisement

“Yang paling cepat berubah biasanya wheel alignment. Setelah kena lubang saat belok, sering kali sudut roda berubah sedikit. Itu sebabnya setir bisa terasa tidak lurus,” kata Lung Lung.

Menariknya, suspensi utama seperti per dan shock absorber relatif dirancang untuk menerima tekanan vertikal. Namun, komponen berbahan karet lebih mudah aus jika berulang kali menerima benturan dalam posisi sudut yang tidak ideal.

Tips Mengemudi Aman dan Penanganan

Oleh karena itu, Lung Lung menyarankan pengemudi untuk mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan, terutama di jalan yang permukaannya tidak rata. Jika melihat lubang di tengah tikungan, sebisa mungkin luruskan roda sebelum melindasnya atau kurangi kecepatan secara bertahap.

“Kalau sudah telanjur kena lubang saat belok dan terasa ada yang berbeda pada setir, sebaiknya segera lakukan pengecekan. Minimal spooring ulang agar sudut roda kembali sesuai spesifikasi,” tuturnya.

Informasi lengkap mengenai risiko dan penanganan benturan lubang saat berbelok ini disampaikan oleh Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, dalam wawancara dengan Kompas.com pada Minggu (22/2/2026).

Advertisement