Musim hujan kerap membawa masalah tak terduga bagi pengendara sepeda motor. Paparan air yang intens, baik saat menerobos gerimis maupun ketika terparkir di ruang terbuka, seringkali dianggap sepele. Namun, kondisi ini berisiko tinggi mengganggu komponen kelistrikan, terutama pada bagian soket dan sensor yang sangat sensitif terhadap kelembapan.
Risiko Kelistrikan Motor Terhadap Air Hujan
Agung, seorang teknisi dari Vansy Motor di Tangerang, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan modern pada motor saat ini memang telah dirancang tahan air. Meskipun demikian, ketahanan tersebut tidak berarti kebal sepenuhnya dari potensi masalah.
“Motor sekarang memang banyak yang sudah pakai sistem injeksi dan soketnya ada seal karet. Tapi kalau sering kehujanan dan jarang dibersihkan, air bisa masuk, menimbulkan karat atau oksidasi di pin soket,” kata Agung kepada Kompas.com pada Senin, 23 Februari 2026.
Gejala dan Dampak Kerusakan Soket dan Sensor
Agung menambahkan, soket yang mulai berkarat biasanya tidak langsung menimbulkan gejala besar. Tanda-tanda awal yang muncul bisa berupa mesin brebet, indikator check engine yang menyala sesekali, atau motor sulit mencapai putaran langsam yang stabil.
Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, gangguan pada motor dapat semakin sering terjadi dan menjadi lebih sulit untuk dideteksi. Selain soket, sensor-sensor vital pada motor injeksi juga memerlukan perhatian khusus.
Beberapa sensor penting meliputi sensor throttle position (TPS), sensor suhu mesin, hingga sensor oksigen yang terletak di knalpot. Komponen-komponen ini memiliki peran krusial dalam mengirimkan data ke ECU untuk mengatur campuran bahan bakar dan sistem pengapian.
“Kalau sensor terganggu karena konektornya lembap atau kotor, pembacaan datanya bisa tidak akurat. Akibatnya, konsumsi BBM jadi boros atau tenaga terasa turun,” ujar Agung.
Tips Perawatan dan Pencegahan dari Teknisi
Untuk mencegah masalah ini, Agung menyarankan pemilik motor agar rutin memeriksa kondisi soket, terutama setelah motor digunakan saat hujan deras atau sempat terendam genangan air. Pastikan tidak ada air yang mengendap di sekitar konektor.
Jika diperlukan, gunakan cairan pembersih khusus contact cleaner untuk membersihkan pin soket. Selain itu, pemilik motor juga diimbau untuk menghindari penyemprotan air bertekanan tinggi secara langsung ke area mesin dan kelistrikan saat mencuci motor, karena tekanan air yang kuat justru bisa mendorong air masuk ke celah soket.
“Yang paling penting, setelah kehujanan sebaiknya motor dilap sampai kering, terutama di area mesin dan bawah jok. Jangan langsung ditinggal dalam kondisi basah,” pungkas Agung.
Informasi lengkap mengenai potensi masalah kelistrikan motor akibat air hujan ini disampaikan melalui pernyataan resmi teknisi Vansy Motor, Agung, yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.
