WhatsApp Web, layanan perpesanan populer milik Meta, dilaporkan telah kembali normal dan dapat diakses penuh pada Sabtu (28/2/2026) pagi. Pemulihan ini terjadi setelah layanan tersebut mengalami gangguan beruntun sepanjang Jumat (27/2/2026), menyebabkan jutaan pengguna kesulitan mengakses platform dari perangkat komputer mereka.
Kronologi Gangguan Akses WhatsApp Web
Gangguan pertama kali terdeteksi sekitar pukul 10.45 WIB pada Jumat (27/2/2026), dengan keluhan dominan datang dari pengguna iPhone. Mereka melaporkan kegagalan saat mencoba memindai kode QR untuk masuk ke WhatsApp Web. Layar komputer hanya menampilkan notifikasi “Unexpected error” saat proses penautan perangkat.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 13.00 WIB, giliran pengguna Android yang mengalami kendala serupa. Sejumlah warganet di platform X (sebelumnya Twitter) ramai melaporkan ketidakmampuan untuk login dan menautkan akun mereka ke komputer.
Masalah ini meluas dan berdampak pada akses melalui peramban web maupun aplikasi WhatsApp Desktop di Windows dan Mac. Pola gangguan terpantau acak; beberapa pengguna masih bisa login via web tetapi gagal di aplikasi desktop, sementara yang lain sama sekali tidak dapat menautkan akun.
Belum Ada Penjelasan Resmi dari Meta
Hingga Sabtu (28/2/2026) pagi, pihak Meta maupun WhatsApp belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab teknis di balik rentetan error yang menimpa pengguna iOS dan Android ini. Spekulasi mengenai penyebab gangguan, seperti pembaruan sistem, pemeliharaan server, atau faktor teknis lainnya, masih belum terkonfirmasi.
Meskipun demikian, layanan WhatsApp Web kini terpantau sudah beroperasi normal. Pengguna dapat kembali memindai kode QR dan mengakses percakapan mereka melalui WhatsApp Web tanpa kendala berarti, seperti yang dilaporkan oleh KompasTekno.
Bagi pengguna yang masih mengalami kendala, disarankan untuk memastikan aplikasi WhatsApp di ponsel mereka telah diperbarui ke versi terbaru guna menghindari masalah kompatibilitas.
Informasi mengenai pemulihan layanan WhatsApp Web ini disampaikan berdasarkan pantauan dan laporan dari KompasTekno yang dirilis pada Sabtu, 28 Februari 2026.
