Finansial

BSI Catat Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan 19 Persen, Bidik Target Dua Digit di Tahun 2026

Advertisement

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI melaporkan pertumbuhan signifikan pada sektor pembiayaan kendaraan bermotor sepanjang tahun 2025. Capaian ini didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat serta kondisi ekonomi nasional yang semakin stabil di tengah mobilitas yang terus meningkat.

Kinerja Solid BSI OTO Melampaui Industri

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menjelaskan bahwa pembiayaan kendaraan bermotor perusahaan meningkat 19 persen secara tahunan (year on year/yoy). Nilai total pembiayaan tersebut mencapai Rp 6,41 triliun hingga akhir tahun lalu.

BSI OTO mencatatkan kinerja solid tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri sekitar 7 persen,” ujar Kemas dalam keterangan tertulisnya. Pertumbuhan ini juga didukung oleh manajemen risiko yang baik serta strategi pembiayaan perseroan yang dinilai tepat sasaran.

Faktor Pendorong dan Wilayah Pertumbuhan Utama

Kemas mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan kendaraan bermotor terjadi secara masif di daerah dengan mobilitas tinggi dan kawasan padat industri. Beberapa wilayah yang menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ini antara lain:

  • Jabodetabek
  • Medan
  • Surabaya
  • Makassar

Selain faktor geografis, BSI juga memperkuat proses penyaluran dengan menggandeng Mandiri Utama Finance (MUF) Syariah. Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat proses administrasi dan layanan bagi nasabah yang membutuhkan kendaraan baru maupun bekas.

Advertisement

Proyeksi Positif dan Target Kuartal I 2026

Menghadapi tahun 2026, manajemen BSI menyatakan optimisme bahwa tren pertumbuhan akan terus berlanjut, khususnya pada kuartal pertama. Hal ini didasari oleh adanya momentum Ramadan dan Idul Fitri yang jatuh pada bulan Februari dan Maret.

Secara historis, kebutuhan pembiayaan kendaraan menjelang hari raya biasanya mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen. BSI menargetkan penyaluran pembiayaan tahun ini tetap tumbuh di angka dua digit, didukung oleh berbagai stimulus pemerintah.

Indikator KinerjaCapaian 2025
Pertumbuhan Pembiayaan19 Persen (yoy)
Total Nilai PembiayaanRp 6,41 Triliun
Rata-rata Industri7 Persen

Beberapa faktor eksternal seperti keringanan subsidi kendaraan listrik serta tingginya minat masyarakat terhadap prinsip syariah menjadi katalis positif bagi perusahaan. BSI berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang aman dan sesuai prinsip syariah bagi seluruh nasabah.

Informasi lengkap mengenai kinerja pembiayaan ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang dirilis pada Rabu, 18 Februari 2026.

Advertisement