Mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov, memberikan peringatan kepada manajemen klub terkait wacana untuk mempermanenkan Michael Carrick sebagai manajer tetap. Meskipun Carrick menunjukkan performa impresif sejak ditunjuk sebagai manajer interim, Berbatov menyarankan agar klub tidak terburu-buru mengambil keputusan besar.
Michael Carrick saat ini mengemban tugas memimpin Setan Merah hingga akhir musim 2025/2026. Ia ditunjuk untuk menggantikan Ruben Amorim yang dinilai gagal mengangkat performa tim pada paruh pertama musim. Di bawah arahan Carrick, Manchester United menunjukkan kebangkitan signifikan dengan menyapu bersih kemenangan dalam empat laga awal.
Statistik Gemilang dan Kebangkitan Mental Pemain
Kinerja Carrick di kursi kepelatihan sejauh ini mendapat apresiasi luas dari para pendukung. Dalam empat pertandingan terakhir, Manchester United berhasil mencetak 10 gol dan hanya kebobolan empat kali. Kemenangan dramatis saat melakukan comeback melawan Arsenal serta gol menit akhir saat menghadapi Fulham menjadi bukti meningkatnya kepercayaan diri para pemain.
Kharisma Carrick di ruang ganti juga disebut menjadi faktor kunci yang membuat para pemain menaruh hormat kepadanya. Kondisi ini memicu munculnya desakan agar manajemen segera memberikan kontrak permanen kepada pria asal Inggris tersebut untuk musim depan.
Belajar dari Pengalaman Ole Gunnar Solskjaer
Meski mengakui kualitas mantan rekan setimnya, Dimitar Berbatov meminta klub untuk berkaca pada pengalaman masa lalu, terutama saat mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer. Menurutnya, performa jangka pendek yang apik belum tentu menjamin stabilitas tim dalam jangka menengah maupun panjang.
“Saya tentu sedikit bias karena pernah bermain dengannya dan ingin dia mendapatkan pekerjaan itu. Namun, kita tunggu saja sampai akhir musim. Jika mereka masih tampil seperti sekarang, kenapa tidak?” ujar Berbatov kepada ESPN FC.
Berbatov menekankan pentingnya melihat konsistensi Carrick hingga kompetisi berakhir sebelum menetapkan statusnya. Ia berharap manajemen menikmati perkembangan tim laga demi laga tanpa harus memberikan tekanan kontrak permanen terlalu dini.
“Kita sudah lihat apa yang terjadi dengan Ole Gunnar Solskjaer sebelumnya. Saya rasa ini cerita yang sama, jadi jangan buru-buru memutuskan. Nikmati saja perkembangan MU dan kita tunggu sampai akhir musim seperti apa nanti,” tambahnya.
Sisa laga di musim 2025/2026 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick untuk membuktikan kapasitasnya sebagai manajer level atas. Informasi mengenai perkembangan internal Manchester United ini merujuk pada pernyataan resmi Dimitar Berbatov melalui saluran ESPN FC pada Februari 2026.
