Uncategorized

Gamer Temukan RAM DDR4 64GB di Tempat Sampah, Nilainya Capai Rp7,8 Juta di Tengah Krisis Memori

Advertisement

Seorang pengguna Reddit melaporkan temuan perangkat keras PC bernilai tinggi di sebuah kontainer daur ulang elektronik di tempat pembuangan akhir (TPA). Di tengah krisis pasokan memori global, ia berhasil mendapatkan RAM DDR4 berkapasitas 64GB yang masih memiliki nilai jual tinggi di pasar perangkat keras komputer.

Detail Temuan Perangkat Keras Modern

Pengguna tersebut membagikan pengalamannya melalui forum r/pcmasterrace. Awalnya, ia rutin memeriksa area e-waste di tempat pembuangan lokal untuk mencari perangkat komputer lawas era prosesor 486 hingga Pentium awal. Namun, dalam pencarian kali ini, ia justru menemukan berbagai komponen modern yang masih dalam kondisi fisik baik.

Selain RAM, ia juga mendapatkan sejumlah perangkat lain yang mencakup:

  • Prosesor Intel Core i7 generasi ke-10 lengkap dengan pendingin Cooler Master.
  • Motherboard Asus dan monitor Samsung.
  • NAS Drobo lima-bay dan floppy drive 5,25 inci.

Nilai Ekonomi di Tengah Krisis Memori Global

Temuan paling signifikan dalam tumpukan limbah elektronik tersebut adalah sepasang Corsair Vengeance RGB Pro DDR4 dengan total kapasitas 64GB. Saat ini, harga modul DDR4 bekas di situs ritel internasional seperti Newegg masih dibanderol sekitar USD 500 atau setara Rp7,8 juta (kurs Rp15.600).

Kondisi harga yang tetap tinggi ini dipicu oleh fenomena memory crisis global. Lonjakan permintaan DRAM untuk kebutuhan pusat data kecerdasan buatan (AI) menyebabkan pasokan memori untuk pasar konsumen mengetat, sehingga harga komponen di tingkat ritel bertahan pada level premium.

Advertisement

Rencana Peningkatan Spesifikasi PC Pribadi

Penemu perangkat tersebut menyatakan berencana menggunakan RAM temuan itu untuk meningkatkan spesifikasi PC miliknya. Saat ini, ia masih menggunakan RAM 16GB DDR4-2133 dengan prosesor Core i7-7700 dan kartu grafis GTX 1070. Meski terdapat saran dari komunitas untuk menjual RAM tersebut demi memperbarui kartu grafis, ia memilih tetap menggunakan GPU Pascal tersebut hingga mencapai batas spesifikasi minimum gim terbaru.

Perlu dicatat bahwa tidak semua perangkat elektronik yang dibuang di area e-waste masih berfungsi normal. Banyak lokasi pembuangan juga menerapkan aturan ketat yang melarang pengunjung membawa pulang barang temuan karena alasan regulasi lingkungan dan keamanan.

Informasi lengkap mengenai temuan perangkat keras di area pembuangan elektronik ini merujuk pada laporan Techspot yang dipublikasikan pada Jumat, 13 Februari 2026.

Advertisement