Finansial

Hong Kong Perbarui Skema New CIES: Syarat Investasi Rp 64 Miliar dan Daya Tarik bagi Keluarga Mapan

Advertisement

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, keluarga dengan kekayaan bersih tinggi atau high-net-worth individuals (HNWIs) mulai melirik relokasi aset dan tempat tinggal ke wilayah yang menawarkan stabilitas serta kualitas hidup. Hong Kong menjadi salah satu destinasi utama melalui peluncuran New Capital Investment Entrant Scheme (New CIES) yang menawarkan jalur menetap bagi pemilik aset global.

Melalui skema ini, investor diwajibkan menempatkan investasi minimum sebesar 30 juta dollar Hong Kong atau setara Rp 64 miliar. Dana tersebut dapat dialokasikan ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, reksa dana terotorisasi, hingga properti residensial dan non-residensial guna membangun ekosistem keuangan yang lebih terbuka.

Penyempurnaan Kebijakan dan Insentif Pajak

Pemerintah Hong Kong melakukan penyempurnaan kebijakan New CIES pada Maret 2025 dengan memangkas periode pemenuhan persyaratan dari dua tahun menjadi enam bulan sebelum pengajuan. Investor kini wajib menunjukkan aset bersih minimal 30 juta dollar HK dan diperbolehkan menggabungkan porsi aset milik bersama anggota keluarga dalam perhitungan nilai bersih.

Kebijakan ini juga terintegrasi dengan rezim insentif pajak family office di Hong Kong. Family office dapat menikmati pembebasan pajak keuntungan atas transaksi yang memenuhi syarat, selama mempertahankan nilai aset minimum 240 juta dollar HK atau sekitar Rp 513 miliar.

Fleksibilitas Investasi Properti

Per 17 September 2025, terdapat penyesuaian ambang harga properti residensial yang dapat dihitung sebagai bagian dari program investasi. Pemerintah menurunkan batas harga properti dari 50 juta dollar HK menjadi 30 juta dollar HK per unit, sementara batas akumulasi investasi properti dinaikkan menjadi 15 juta dollar HK.

Advertisement

Hingga akhir 2025, skema New CIES tercatat telah menerima 2.852 aplikasi dengan total potensi investasi mencapai lebih dari 85,5 miliar dollar HK. Tingginya minat ini didorong oleh sistem pajak yang sederhana dan efisiensi lingkungan bisnis di Hong Kong.

Kualitas Hidup dan Pendidikan Internasional

Selain aspek finansial, Hong Kong menawarkan fasilitas publik kelas dunia yang menempatkannya dalam 10 besar kota terbaik dunia pada 2025. Kota ini memiliki 54 sekolah internasional dan 22 institusi pendidikan tinggi, termasuk The University of Hong Kong yang dinobatkan sebagai universitas nomor satu di Asia dalam QS Asia University Rankings 2026.

Pendiri Arete Capital, Charles Luchangco, mengungkapkan bahwa Hong Kong memiliki dinamisme unik sebagai penghubung ke Asia Tenggara. Menurutnya, keseimbangan antara kehidupan kerja, keamanan kota, serta akses ke 79 restoran berbintang Michelin dan kawasan alam seperti Pulau Lantau menjadi nilai tambah bagi keluarga yang menetap di sana.

Informasi lengkap mengenai skema investasi dan persyaratan relokasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi Pemerintah Hong Kong dan laporan studi firma imigrasi investasi global yang dirilis secara berkala.

Advertisement