Manajer asal Kroasia, Igor Tudor, telah resmi tiba di Tottenham Hotspur untuk memulai tugas barunya. Ia secara lugas menyatakan tidak langsung bersantai atau menikmati hari pertamanya di klub London Utara tersebut. Kedatangan Tudor diharapkan membawa perubahan signifikan mengingat performa buruk Spurs di Liga Inggris.
Kedatangan dan Misi Berat Igor Tudor
Tottenham Hotspur mengambil langkah cepat dengan menunjuk Igor Tudor sebagai manajer baru, menggantikan Thomas Frank yang kontraknya disudahi lebih awal. Keputusan ini diambil menyusul performa mengecewakan The Lilywhites di Liga Inggris.
Saat ini, Spurs tertahan di posisi ke-16 klasemen dengan raihan 29 poin, menghadapi ancaman degradasi yang serius. Tudor, yang sebelumnya menganggur setelah meninggalkan Juventus, dipilih untuk memimpin tim keluar dari situasi sulit ini.
Pernyataan Tegas Sang Manajer Baru
Setibanya di London, pria berusia 47 tahun itu langsung menegaskan prioritasnya. Ketika ditanya mengenai kesan hari pertama bekerja, Tudor memberikan jawaban yang lugas.
“Tidak, saya tidak menikmatinya. Karena saya di sini bukan untuk menikmati sesuatu. Saya di sini untuk bekerja,” tegas Tudor, seperti dikutip dari Standard. Ia menambahkan, “Jadi, rasa senang itu hanya ada di momen pertama, setelah itu ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Menyenangkan dan sebuah kehormatan bisa berada di klub yang luar biasa ini.”
Tantangan Derby London Utara Menanti
Tugas berat langsung menanti Tudor di laga debutnya. Tottenham Hotspur dijadwalkan menjamu rival sekota, Arsenal, dalam Derby London Utara yang sengit.
Pertandingan krusial ini akan berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu, 22 Februari 2026, malam WIB. Publik menantikan apakah Tudor mampu memulai era kepelatihannya dengan kemenangan penting.
Informasi mengenai penunjukan Igor Tudor dan pernyataan pertamanya disampaikan melalui laporan media olahraga terkemuka pada Sabtu, 21 Februari 2026.
