Finansial

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Level 8.357, Analis Soroti Potensi Penguatan Menuju 8.440

Advertisement

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (19/2/2026) pagi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.21 WIB, indeks tercatat naik 0,55 persen ke level 8.356,07.

IHSG mengawali sesi di posisi 8.357,44, lebih tinggi dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level 8.310,23. Selama sesi awal, pergerakan indeks berada di rentang 8.321,32 hingga 8.364,44 dengan volume transaksi mencapai 9,161 miliar saham.

Rincian Transaksi dan Kapitalisasi Pasar

Nilai transaksi pada pembukaan perdagangan tercatat sebesar Rp 4,428 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 573.400 kali. Saat ini, total kapitalisasi pasar di bursa berada di level Rp 15.124 triliun.

Penguatan IHSG diikuti oleh mayoritas indeks utama lainnya yang bergerak di zona hijau. Berikut adalah rincian kenaikan sejumlah indeks sektoral dan syariah:

Advertisement

  • Indeks LQ45: Naik 0,55 persen
  • Jakarta Islamic Index (JII): Menguat 0,54 persen ke level 568,94
  • KOMPAS100: Terkerek 0,59 persen
  • Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI): Naik 0,63 persen ke posisi 298,60
  • IDX30: Menguat 0,66 persen ke level 440,90
  • JII70: Bertambah 1,00 persen ke posisi 212,02

Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan tren positif setelah pada Rabu (18/2/2026) ditutup naik 1,19 persen. Ia menilai indeks berpotensi menguji area resistance di rentang 8.377 hingga 8.440.

“Best case apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.

Meski demikian, ia mengingatkan pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap risiko koreksi lanjutan ke level 8.098-8.155. Saat ini, level support IHSG berada di 7.863 dan 7.712, sementara resistance terdekat berada di posisi 8.354 dan 8.517.

Informasi mengenai pergerakan pasar modal ini merujuk pada data resmi Bursa Efek Indonesia dan laporan harian MNC Sekuritas yang dirilis pada 19 Februari 2026.

Advertisement