PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) berencana melakukan akuisisi penuh terhadap PT Jungleland Asia (JLA) melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue. Langkah strategis emiten Grup Bakrie ini bertujuan untuk mengambil alih seluruh saham JLA yang saat ini dimiliki oleh PT Adiprotek Envirodunia.
Detail Pelaksanaan Rights Issue JGLE
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Jumat (20/2/2026), JGLE dijadwalkan menerbitkan 8,28 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp10 per saham. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp50 per saham, sehingga total dana yang dihimpun diproyeksikan mencapai Rp414 miliar.
Corporate Secretary JGLE, Santoso Budi, menjelaskan rincian alokasi dana hasil aksi korporasi tersebut sebagai berikut:
- Rp413,93 miliar: Dialokasikan untuk pembelian 61,86 persen saham Jungleland Asia.
- Rp64,35 juta: Dimanfaatkan sebagai modal kerja perusahaan.
Dampak Keuangan dan Proyeksi Keuntungan
Transaksi ini diperkirakan memberikan dampak positif signifikan terhadap struktur keuangan perseroan. Santoso menjelaskan bahwa rencana transaksi ini berpotensi mencatat laba atas pembelian diskon atau gain on bargain purchase sebesar Rp315,6 miliar.
Perusahaan juga memperkirakan adanya keuntungan dari pengukuran kembali nilai wajar saham JLA sebesar Rp255,2 miliar. Secara total, peningkatan kepemilikan di JLA diproyeksikan menghasilkan keuntungan transaksi mencapai Rp570,8 miliar, yang diharapkan dapat mengurangi saldo defisit perusahaan.
Pengembangan Proyek Residensial di Sentul
Jungleland Asia telah menyusun rencana strategis untuk mulai memasarkan proyek residensial pada tahun 2026 di lahan kawasan Sentul. Kawasan ini dinilai memiliki nilai strategis tinggi karena didukung oleh berbagai fasilitas publik dan aksesibilitas yang memadai.
| Fasilitas Kawasan | Aksesibilitas |
|---|---|
| AEON Mall, IKEA, RS EMC | Akses Tol Langsung |
| Masjid Andalusia, Sekolah, Lapangan Golf | Kawasan Terintegrasi Sentul |
Untuk merealisasikan rencana rights issue ini, JGLE akan meminta persetujuan dari para pemegang saham. Agenda tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.
Informasi lengkap mengenai rencana akuisisi dan aksi korporasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi resmi PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk yang dirilis pada 20 Februari 2026.
