Kantor Kesejahteraan Masyarakat Malaysia Lacak Ibu Diduga WNI yang Tinggalkan Balita di Selangor
Seorang perempuan yang diduga merupakan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan menghilang tanpa kabar di Malaysia setelah meninggalkan anak perempuannya. Peristiwa ini terjadi di Kampung Pasir, Semenyih, Selangor, pada 7 Desember 2025, saat sang ibu menitipkan balitanya kepada seorang tetangga dengan alasan hendak membeli makanan.
Kantor Kesejahteraan Masyarakat Lakukan Pelacakan
Kantor Kesejahteraan Masyarakat (Pejabat Kebajikan Masyarakat/JKM) Distrik Hulu Langat kini tengah melacak keberadaan ibu kandung serta keluarga dari anak perempuan yang ditinggalkan tersebut. Dalam keterangan resminya, JKM mengungkapkan bahwa perempuan itu menitipkan anaknya kepada seorang tetangga.
“Berdasarkan informasi yang diperoleh, perempuan itu meminta bantuan seorang tetangga untuk menjaga anaknya sementara waktu dengan alasan ingin membeli makanan,” demikian pernyataan JKM Distrik Hulu Langat, seperti dilansir Harian Metro pada Jumat (30/1/2026).
Namun, perempuan tersebut tidak pernah kembali untuk menjemput anaknya. Setelah anak itu berada dalam pengasuhan tetangga selama tujuh hari, tetangga yang bersangkutan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.
Anak Tanpa Dokumen Identitas dan Keterangan Ibu
JKM menyebutkan, saat ditinggalkan, anak perempuan itu tidak memiliki dokumen identitas apa pun. “Anak tersebut dikenal dengan panggilan Aisyah dan diperkirakan berusia sekitar 4 tahun,” lanjut pernyataan JKM.
Berdasarkan keterangan dari tetangga yang merawat, ibu anak tersebut diketahui bernama Ina, berusia sekitar 30-an tahun, dan diduga merupakan warga negara Indonesia. Tetangga tersebut mengaku baru mengenal Ina sekitar satu bulan.
Penempatan Anak dan Imbauan Pencarian
Harian Metro melaporkan, anak tersebut kini telah ditempatkan di Rumah Kanak-Kanak Sultan Abdul Aziz, Kuala Kangsar, Perak. Penempatan ini dilakukan berdasarkan perintah pengadilan sesuai Pasal 25 ayat (2) Undang-Undang Anak 2001 Malaysia.
JKM mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait ibu kandung atau keluarga anak tersebut untuk segera melapor. “Siapa pun yang memiliki informasi mengenai ibu kandung atau keluarga anak ini diminta menghubungi petugas pelindung, Mohd Shuhaily Mansor,” ujar JKM.
Masyarakat yang mengetahui keberadaan perempuan bernama Ina tersebut juga diminta datang langsung ke Kantor Kesejahteraan Masyarakat Distrik Hulu Langat untuk membantu proses penanganan lebih lanjut.
Informasi lengkap mengenai kasus ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kantor Kesejahteraan Masyarakat Distrik Hulu Langat yang dirilis pada Jumat, 30 Januari 2026.