Finansial

Kinerja Unilever Indonesia 2026: Targetkan Pertumbuhan di Atas Pasar Usai Laba 2025 Naik 126 Persen

Advertisement

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menyatakan optimisme untuk mempertahankan tren pertumbuhan kinerja pada tahun 2026. Keyakinan ini didasarkan pada capaian laba bersih perusahaan yang menembus angka Rp 7,64 triliun sepanjang tahun 2025, atau melonjak sebesar 126,82 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian Laba dan Proyeksi Pertumbuhan 2026

Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap, menjelaskan bahwa arah bisnis perusahaan saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Meskipun laba bersih total mencapai Rp 7,64 triliun, laba bersih dari operasi yang masih berjalan tercatat sebesar Rp 3,5 triliun jika kontribusi dari bisnis es krim dan teh Sariwangi dikecualikan.

“Kami yakin kami berada di jalan yang tepat untuk mempertahankan pertumbuhan,” ujar Benjie dalam konferensi pers virtual pada Kamis (12/2/2026).

Faktor Pendorong dan Dampak Musiman

Perusahaan menetapkan target pertumbuhan di atas rata-rata pasar dengan mengandalkan tiga pilar utama: peningkatan volume penjualan, penguatan merek, serta perbaikan eksekusi di tingkat toko. Namun, Benjie memprediksi adanya fluktuasi kinerja pada semester pertama tahun ini akibat faktor musiman.

  • Kuartal I 2026: Diperkirakan lebih moderat karena faktor libur Idul Fitri.
  • Kuartal II 2026: Berpotensi lebih tinggi akibat pergeseran pola belanja konsumen dari kuartal sebelumnya.

Dampak musiman tersebut diperkirakan mencapai sekitar 3 persen. Benjie menegaskan bahwa hal ini merupakan dinamika waktu belanja dan tidak mencerminkan perubahan fundamental pada bisnis perusahaan.

Advertisement

Strategi Investasi dan Transformasi Digital

Unilever Indonesia akan tetap konsisten mengalokasikan investasi pada merek-merek utama yang memiliki kekuatan pasar signifikan. Selain itu, investasi diarahkan pada pengembangan kanal distribusi masa depan yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi di masa mendatang.

Transformasi digital juga menjadi prioritas untuk meningkatkan efisiensi dan adaptivitas di seluruh lini bisnis. Perusahaan berkomitmen menjaga disiplin pengelolaan biaya serta meningkatkan produktivitas sebagai budaya kerja yang berkelanjutan.

“Kami akan mempercepat transformasi digital di seluruh bisnis dan memastikan program produktivitas terus berlanjut dari tahun ke tahun. Yang tidak kalah penting adalah budaya untuk menang,” lanjut Benjie.

Informasi mengenai proyeksi kinerja dan strategi bisnis ini disampaikan oleh manajemen PT Unilever Indonesia Tbk dalam paparan publik yang berlangsung pada 12 Februari 2026.

Advertisement