Hiburan

Kondisi Terkini Jaja Miharja: Kembali Bisa Berjalan dengan Tongkat Setelah Setahun di Kursi Roda

Komedian senior Jaja Miharja kini sudah bisa kembali berjalan dengan bantuan tongkat setelah hampir setahun bergantung pada kursi roda. Kondisi kesehatan pria berusia 81 tahun tersebut berangsur membaik usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada akhir Desember 2025 lalu.

Riwayat Perawatan Medis Terakhir

Putri Jaja Miharja, Vita, menjelaskan bahwa ayahnya sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada akhir Desember 2025 karena mengalami sesak napas. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya pembengkakan serius pada bagian kaki yang memicu gangguan pernapasan.

“Arteri di kaki yang bengkak ternyata bikin sesak, jadi gak boleh pulang,” ungkap Jaja Miharja saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Rabu (21/1/2026). Akibat kondisi tersebut, dokter memutuskan agar pemeran film Get Married ini menjalani rawat inap selama beberapa hari.

Meski kondisinya telah membaik, Jaja mengungkapkan bahwa dirinya masih harus mengonsumsi obat-obatan dalam jumlah banyak setiap hari. “Satu hari 38 butir,” tuturnya sambil menunjukkan deretan obat yang dikonsumsinya.

Proses Pemulihan dan Terapi Mandiri

Keputusan untuk mulai berjalan diambil Jaja guna melatih pergerakan dan otot-otot kakinya yang sempat melemah. Ia memilih melakukan terapi mandiri di lingkungan rumah dengan bantuan sang istri tanpa mengikuti sesi khusus dari dokter.

“Memang sudah waktunya (dipaksa) jalan. Terapi sendiri, jalan sendiri, gak ada sesi khusus. Jalan di rumah, dari dapur ke tempat lain dibantu istri,” jelas Jaja. Ia menceritakan pola latihannya dengan meminta istrinya berdiri di satu titik sudut ruangan sebagai target tujuannya berjalan pelan. Kini, Jaja mengaku merasa lebih semringah karena sudah bisa kembali berjalan.

Sebelumnya, kondisi kesehatan Jaja Miharja sempat mengkhawatirkan pada Mei 2025 saat ia dilarikan ke RS St Carolus, Jakarta Pusat, dalam keadaan tidak sadarkan diri. Saat itu, ia didiagnosis mengidap sejumlah penyakit, termasuk infeksi pernapasan, masalah ginjal, dan diabetes, hingga memerlukan alat bantu pernapasan.

Keterangan mengenai perkembangan kondisi kesehatan dan proses pemulihan ini disampaikan Jaja Miharja dalam sesi wawancara di program televisi Pagi Pagi Ambyar.