Sir Jim Ratcliffe, pemilik saham minoritas Manchester United, memicu kontroversi setelah komentarnya mengenai imigran. Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, turut memberikan reaksinya pada Sabtu, 21 Februari 2026, menegaskan komitmen klub terhadap nilai-nilai keberagaman dan kesetaraan di tengah sorotan publik.
Pernyataan Kontroversial Sir Jim Ratcliffe
Sebelumnya, Sir Jim Ratcliffe dikecam setelah menyebut Inggris telah ‘dijajah’ oleh pendatang, yang menurutnya mengganggu kondisi ekonomi negara. Pernyataan tersebut sontak memicu kemarahan dari berbagai pihak.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan sejumlah besar penggemar Setan Merah menjadi beberapa pihak yang secara terbuka mengecam komentar Ratcliffe. Setelah gelombang kritik, Ratcliffe kemudian meluruskan kembali kata-katanya.
Tanggapan Michael Carrick Mengenai Nilai Klub
Menanggapi pertanyaan mengenai komentar sang pemilik, Michael Carrick menegaskan bahwa Manchester United selalu menjunjung tinggi keberagaman dari berbagai latar belakang. Ia memilih untuk tidak secara langsung mengomentari pernyataan Ratcliffe, melainkan fokus pada prinsip klub.
“Sir Jim Ratcliffe telah membuat pernyataan, dan klub juga telah membuat pernyataan sebagai tanggapan, jadi bagi saya untuk menambahkan hal itu bukanlah tempat saya,” ujar Carrick, mengutip Daily Mail.
Carrick melanjutkan dengan menekankan identitas global klub. “Yang bisa saya katakan adalah, sebagai seseorang yang telah berada di klub ini selama bertahun-tahun, kami selalu memberikan dampak besar secara global. Kami sangat bangga dengan lingkungan dan budaya yang kami miliki di klub ini, dan kesetaraan, keragaman, serta rasa hormat antar sesama adalah hal yang kami usahakan untuk diterapkan setiap hari,” tegasnya.
Sorotan Publik dan Isu Pajak
Komentar Ratcliffe menjadi sorotan besar di Inggris, mengingat isu imigran merupakan topik yang sensitif dan berpotensi memecah belah negara. Selain itu, Sir Jim Ratcliffe juga sempat dikecam karena keputusannya pindah ke Monaco, yang diketahui bertujuan untuk mengurangi kewajiban pajaknya di Inggris.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Michael Carrick yang dirilis pada Sabtu, 21 Februari 2026, mengutip Daily Mail.
