Sepak Bola Liga Inggris

Pep Guardiola Optimistis Kejar Arsenal Usai Manchester City Taklukkan Liverpool di Stadion Anfield

Advertisement

Manchester City menjaga asa dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026 setelah memetik kemenangan krusial atas Liverpool dengan skor 2-1 di Stadion Anfield, Minggu (8/2/2026). Hasil ini membuat skuat asuhan Pep Guardiola berhasil memangkas jarak poin dengan Arsenal yang saat ini memimpin klasemen sementara.

Kemenangan The Citizens dipastikan melalui eksekusi penalti Erling Haaland pada menit-menit akhir pertandingan. Tambahan tiga poin ini menempatkan Manchester City di peringkat kedua dengan koleksi 50 poin, terpaut enam angka dari Arsenal yang mengantongi 56 poin.

Peluang Manchester City Mengejar Arsenal

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya akan terus memberikan tekanan kepada Arsenal di sisa musim ini. Ia berharap kemenangan di Anfield dapat menjadi momentum besar bagi anak asuhnya untuk terus meraih hasil positif.

Gelandang City, Bernardo Silva, sebelumnya sempat menyatakan bahwa kekalahan di Anfield bisa mengakhiri peluang juara mereka. Namun, Guardiola memilih untuk tidak terlalu reaktif terhadap hasil satu pertandingan saja, mengingat masih ada 13 laga tersisa yang harus dihadapi.

“Saya tidak percaya dengan pernyataan bahwa perebutan gelar sudah berakhir. Karena kami menang hari ini, pembicaraan itu tidak lagi relevan,” ujar Guardiola sebagaimana dikutip dari Manchester Evening News.

Evaluasi Performa dan Fokus Laga Sisa

Guardiola membandingkan performa timnya saat melawan Liverpool dengan laga-laga sebelumnya. Ia menilai level permainan City saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat menghadapi Tottenham Hotspur maupun Newcastle United.

Advertisement

Meski demikian, pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa peningkatan kecil saja tidak akan cukup untuk menggeser Arsenal. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan setiap pertandingan, terutama laga kandang melawan Arsenal di Stadion Etihad pada 18 April mendatang.

  • Jumlah pertandingan tersisa: 13 laga
  • Jarak poin dengan pemuncak klasemen: 6 poin
  • Laga krusial: Manchester City vs Arsenal (18 April 2026)

Tantangan Jadwal Padat dan Tim Zona Degradasi

Selain persaingan di papan atas, Guardiola menyoroti kesulitan menghadapi tim-tim yang sedang berjuang menghindari degradasi. Menurutnya, tim-tim tersebut memiliki motivasi tinggi dan waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan City yang masih berkompetisi di berbagai ajang.

Kelelahan fisik akibat jadwal padat di Liga Champions, Piala FA, dan Piala Carabao dianggap sebagai faktor yang sangat berpengaruh pada performa tim di akhir musim. “Ketika Anda menghadapi tim yang berjuang bertahan, itu adalah pertandingan sepak bola yang sesungguhnya karena mereka berjuang untuk hidup,” pungkas Guardiola.

Informasi mengenai perkembangan persaingan gelar juara Liga Inggris ini dihimpun berdasarkan pernyataan resmi Pep Guardiola pascapertandingan melawan Liverpool pada Februari 2026.

Advertisement