Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, resmi mempersunting kekasihnya, Thananon Niramit, dalam sebuah prosesi pernikahan tertutup di kediaman pribadinya di Bangkok pada Jumat (13/2/2026). Pernikahan ini digelar menjelang perayaan Hari Valentine setelah keduanya menjalin hubungan asmara selama lebih dari dua tahun.
Latar Belakang Hubungan dan Pertemuan Pertama
Pertemuan pertama pasangan ini bermula saat Anutin mulai sering mengunjungi kedai kopi milik Thananon. Hubungan yang telah terjalin selama dua tahun tersebut mulai dipublikasikan secara resmi pada tahun 2022 saat keduanya hadir di gedung pemerintahan. Sejak saat itu, Thananon konsisten mendampingi Anutin dalam berbagai acara kenegaraan resmi.
Profil Thananon Niramit: Pengusaha dan Lulusan Thammasat
Thananon Niramit merupakan pengusaha berusia 42 tahun asal Provinsi Ranong. Lulusan Universitas Thammasat ini memiliki rekam jejak sebagai pemimpin marching band dalam ajang sepak bola tradisional bergengsi antara Chulalongkorn dan Thammasat. Di dunia bisnis, ia merupakan pemilik JaJaa Coffee dan kafe Jaristaa di Bangkok yang menonjolkan dekorasi Sino-Portugis modern serta penggunaan bahan lokal seperti kacang mete.
Detail Upacara dan Pertimbangan Astrologi
Prosesi pendaftaran pernikahan dilakukan di kediaman pribadi dengan menghadirkan pejabat dari Kantor Distrik Dusit. Saksi dalam upacara tersebut adalah kedua anak Anutin dari pernikahan pertamanya, Naiyaphak Charnvirakul dan Seranee Charnvirakul, serta Sekretaris Tetap Kementerian Dalam Negeri, Unsit Sampuntharat. Anutin memilih tanggal 13 Februari berdasarkan perhitungan astrologi Thailand yang dianggap sebagai hari sangat baik.
Kemenangan Partai Bhumjaithai dalam Pemilu
Kabar bahagia ini bertepatan dengan kesuksesan karier politik Anutin di mana Partai Bhumjaithai berhasil memenangi pemilu Thailand tahun ini. Partai tersebut mengamankan 200 dari total 500 kursi di majelis rendah parlemen, menjadikannya kekuatan politik terbesar di negara tersebut. Bhumjaithai dijadwalkan membentuk pemerintahan koalisi bersama Partai Kla Tham yang meraih 60 kursi.
Informasi lengkap mengenai prosesi pernikahan dan perkembangan politik ini merujuk pada laporan resmi yang diterbitkan oleh Bangkok Post dan Thailand Enquirer pada Februari 2026.
