Islami

Donald Trump Ungkap Peran Senjata Rahasia Discombobulator dalam Operasi Penangkapan Nicolas Maduro

Advertisement

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menemui pasukan elite di Fort Bragg, North Carolina, untuk memberikan apresiasi atas keberhasilan operasi penangkapan mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026 tersebut, Trump secara terbuka membahas penggunaan teknologi militer rahasia yang disebut sebagai discombobulator.

Klaim Keunggulan Teknologi Discombobulator

Trump menyatakan bahwa perangkat misterius tersebut memiliki kemampuan untuk melumpuhkan sistem pertahanan buatan Rusia dan China di medan tempur. Menurutnya, teknologi ini menjadi faktor kunci di balik tidak berfungsinya mayoritas sistem pertahanan Venezuela saat operasi militer berlangsung pada awal Januari lalu.

“Mereka bahkan membicarakan tentang discombobulator karena mereka tidak pernah dapat menembak. Peralatan Rusia tidak berfungsi. Peralatan China tidak berfungsi. Semua orang mencoba mencari tahu mengapa itu tidak berfungsi,” ujar Trump di hadapan para prajurit.

Meskipun telah menyebutkan nama perangkat tersebut, Trump tidak memberikan rincian teknis mengenai spesifikasi atau bentuk fisik dari teknologi yang dimaksud. Ia sebelumnya sempat menyinggung hal serupa dalam wawancara dengan media nasional, namun menyatakan tidak diizinkan untuk memberikan detail lebih lanjut karena alasan kerahasiaan militer.

Detail Operasi Militer di Venezuela

Operasi penangkapan yang melibatkan pasukan khusus Delta Force tersebut dilaksanakan pada 3 Januari 2026 di ibu kota Venezuela, Caracas. Pasukan Amerika Serikat melakukan penyerbuan menggunakan helikopter di bawah kegelapan malam untuk mengamankan Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, dari kompleks yang dijaga ketat.

Berdasarkan data resmi, dampak dari operasi tersebut adalah sebagai berikut:

Advertisement

KategoriJumlah/Keterangan
Korban Tewas (Pihak Venezuela)83 Orang
Korban Luka (Pihak Venezuela)112 Orang
Korban Jiwa Militer ASNihil
Personel AS Terluka3 Pilot Helikopter

Trump memuji presisi dan kemampuan militer Amerika Serikat dalam menjalankan misi tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh dunia menyaksikan kemampuan penuh militer AS yang dinilainya sangat luar biasa dan tepat sasaran.

Status Hukum dan Persidangan Nicolas Maduro

Pasca penangkapan, Nicolas Maduro kini berada dalam tahanan otoritas Amerika Serikat di New York. Ia menghadapi serangkaian tuduhan berat, termasuk perdagangan narkoba dan berbagai tindak kejahatan internasional lainnya. Maduro sendiri telah menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang dialamatkan kepadanya.

Proses hukum terhadap mantan pemimpin Venezuela tersebut terus berjalan dengan agenda persidangan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret 2026 di pengadilan New York. Informasi mengenai perkembangan kasus dan pernyataan resmi terkait operasi militer ini disampaikan melalui rilis resmi Gedung Putih dan laporan kunjungan kerja presiden di Fort Bragg.

Advertisement