Sanksi FIFA Ditangguhkan CAS: 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Kini Diizinkan Kembali Merumput
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi mengabulkan permohonan banding tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia terkait sanksi yang dijatuhkan FIFA. Keputusan ini menangguhkan sementara larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan yang sebelumnya membelit para pemain tersebut.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi bahwa ketujuh pemain kini diperbolehkan kembali menjalani karier profesional mereka. Penangguhan ini berlaku hingga adanya keputusan final dari proses banding yang tengah berjalan di CAS.
Daftar Pemain dan Latar Belakang Sanksi
Sanksi ini bermula pada September 2025 ketika FIFA menemukan dugaan penggunaan dokumen palsu dalam proses naturalisasi pemain. Dokumen tersebut digunakan agar para pemain dapat memperkuat Malaysia dalam laga Kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
Berikut adalah daftar tujuh pemain naturalisasi yang mendapatkan penangguhan sanksi:
- Facundo Garces
- Rodrigo Holgado
- Imanol Machuca
- Joao Figueiredo
- Gabriel Palmero
- Jon Irazabal
- Hector Hevel
Selain sanksi individu, FIFA sebelumnya juga menjatuhkan denda kepada FAM sebesar 350.000 franc Swiss atau setara Rp7,5 miliar. FIFA bahkan membatalkan hasil tiga pertandingan Malaysia yang melibatkan para pemain tersebut karena dinilai tidak memenuhi syarat.
Facundo Garces Kembali ke Deportivo Alaves
Salah satu pemain yang paling disorot, Facundo Garces, kini dipastikan bisa kembali bergabung dengan klubnya di La Liga, Deportivo Alaves. Bek asal Argentina tersebut telah mendapatkan lampu hijau untuk mengikuti sesi latihan tim secara reguler di Spanyol.
Pihak klub menyatakan bahwa selama masa transisi ini, Garces diizinkan menjalankan tugas profesionalnya seperti biasa. Hal ini menjadi angin segar bagi sang pemain yang telah absen akibat sanksi FIFA sejak 25 September 2025 lalu.
Status Hukum di CAS
FAM menegaskan bahwa seluruh pemain Harimau Malaya yang terdampak kini memiliki hak penuh untuk berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sepak bola. Namun, status ini masih bersifat sementara menunggu putusan akhir dari pengadilan di Swiss tersebut.
“Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan mengambil bagian dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun sampai keputusan akhir atas banding di CAS dibuat,” tulis pernyataan resmi FAM.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus hukum dan jadwal pertandingan timnas Malaysia dapat dipantau melalui laman resmi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).