Islami

Vaksin Meningitis Wajib bagi Jamaah Umrah Ramadan 2026: Arab Saudi Tegaskan Aturan Baru

Advertisement

Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Kesehatan secara resmi mewajibkan seluruh calon jamaah untuk menerima vaksin meningokokus sebelum menunaikan ibadah umrah pada bulan Ramadan 1447 H atau tahun 2026. Kebijakan ini diberlakukan sebagai langkah antisipasi penularan penyakit di tengah potensi kepadatan jamaah yang tinggi di Masjidil Haram selama musim puncak umrah.

Antisipasi Penularan di Tengah Kepadatan Jamaah

Imbauan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan serius untuk melindungi kesehatan para jamaah, terutama mengingat kepadatan luar biasa di Masjidil Haram selama bulan puasa. Kementerian Kesehatan Arab Saudi menjelaskan bahwa area yang padat meningkatkan risiko penularan infeksi, khususnya penyakit meningokokus.

Penyakit ini diketahui menyebar melalui droplet pernapasan dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan cepat. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi langkah krusial untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh jamaah yang akan beribadah, sebagaimana dilansir dari Saudi Gazette.

Ketentuan Waktu dan Masa Berlaku Vaksin

Melalui akun resmi mereka di platform X, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan bahwa vaksin meningokokus wajib diterima setidaknya 10 hari sebelum pelaksanaan ibadah umrah. Ketentuan ini bertujuan untuk memastikan kekebalan tubuh terbentuk secara optimal, sehingga memberikan perlindungan terbaik selama jamaah menjalankan rangkaian ibadah.

Kementerian juga menginformasikan bahwa vaksin meningokokus mampu memberikan perlindungan hingga lima tahun. Hal ini secara signifikan meningkatkan perlindungan individu dan sekaligus mengurangi potensi penyebaran infeksi di antara para jamaah. Apabila seseorang telah menerima vaksin dalam kurun waktu lima tahun terakhir dan masih dalam masa perlindungan, maka tidak perlu mengulang dosis.

Advertisement

Prosedur Pendaftaran Vaksinasi Umrah

Untuk memudahkan proses, Kementerian Kesehatan mengimbau calon jamaah umrah agar membuat janji terlebih dahulu melalui aplikasi Sehhaty. Setelah itu, jamaah dapat mendatangi klinik vaksinasi yang telah ditunjuk untuk menerima dosis vaksin.

Pemerintah Arab Saudi menekankan bahwa kepatuhan terhadap pedoman kesehatan dan rekomendasi vaksinasi ini mencerminkan kepedulian jamaah terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, ibadah umrah dapat berlangsung dalam lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi semua.

Informasi mengenai kewajiban vaksinasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang dilansir oleh Saudi Gazette dan akun resmi Kementerian di platform X.

Advertisement