Teknologi

Video Ular Raksasa Tembus 14 Juta Views, Warganet Ungkap Kecurigaan Terhadap Keasliannya yang Diduga AI

Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang diklaim menampilkan ular raksasa berukuran tidak masuk akal. Rekaman berdurasi singkat tersebut telah meraup lebih dari 14 juta views, memicu perdebatan panas di kalangan warganet: benarkah ini ular asli, atau hanya hasil editan dan kecerdasan buatan (AI)?

Video Ular Raksasa Gegerkan Media Sosial

Video yang diduga menampilkan ular raksasa ini pertama kali ramai di Instagram melalui akun @scaryencounter. Dalam keterangannya, akun tersebut menulis bahwa video tersebut telah menyentuh lebih dari 14 juta views, dan membuat publik terkejut dengan ukurannya yang tidak biasa.

Dalam video berdurasi 10 detik itu, terlihat seekor ular berukuran sangat besar bergerak perlahan di sungai berlumpur di tengah hutan lebat. Tubuhnya tampak tebal dan panjang, melata di antara akar pohon, tanaman air, serta air keruh berwarna cokelat kehijauan. Skala tubuh ular ini langsung membuat banyak penonton terpana.

Warganet Terpecah: Antara Percaya dan Curiga AI

Reaksi warganet terbagi dua. Sebagian kecil percaya video tersebut asli. Ada yang mengaitkannya dengan green anaconda, spesies ular terbesar di dunia yang hidup di wilayah Amazon. “Green anaconda bisa sebesar itu kalau hidup lama dan makan banyak,” tulis salah satu komentar di Instagram. Beberapa lainnya bahkan menduga lokasi video berada di Amazon atau hutan Darién di Amerika Tengah.

Namun, mayoritas netizen justru curiga. Komentar seperti “Definitely AI”, “Fake”, dan “Editan” muncul berulang kali. Di platform X, sejumlah pengguna bahkan menanyakan ke Grok, asisten AI milik xAI. Jawabannya cukup tegas: video tersebut kemungkinan besar AI-generated. Alasannya antara lain gerakan tubuh yang terlalu mulus, skala ukuran yang tidak konsisten, serta cara ular tersebut mengambang tidak natural di air.

Fakta Ilmiah: Batas Ukuran Ular Terbesar di Dunia

Fenomena video “giant anaconda” sebenarnya bukan hal baru. Sejak tahun 2025, berbagai video serupa beredar luas di media sosial dan telah dibantah oleh lembaga pemeriksa fakta seperti AFP, Snopes, hingga Factly. Sebagian besar konten tersebut dibuat menggunakan AI atau manipulasi digital, lalu dikemas seolah-olah rekaman nyata dari alam liar. Tujuannya jelas: hiburan, sensasi, dan mengejar engagement, meski sering kali berujung pada misinformasi.

Secara ilmiah, ular terbesar di dunia adalah green anaconda (Eunectes murinus) dan reticulated python (Malayopython reticulatus). Namun, ukuran keduanya masih jauh dari monster yang terlihat di video viral tersebut. Panjang anaconda hijau terverifikasi mencapai 5-6 meter dengan berat maksimal lebih dari 200 kg. Laporan ekstrem yang tidak terverifikasi menyebutkan hingga sekitar 9 meter.

Sementara itu, ular dalam video tampak berukuran puluhan meter dengan diameter tubuh menyerupai batang pohon besar, bahkan ada yang menyebut setara truk. Ukuran tersebut melampaui batas biologis reptil mana pun yang pernah tercatat secara ilmiah. Selain itu, pola gerakan di air dinilai tidak realistis oleh banyak pengamat, menyerupai karakteristik konten buatan AI generatif seperti yang dihasilkan oleh model video AI modern.

Informasi detail mengenai fenomena video viral dan fakta ilmiah terkait ukuran ular dapat diakses melalui sumber-sumber ilmiah dan platform pemeriksa fakta terkemuka.