Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan secara resmi membuka Festival Imlek Nasional. Acara akbar ini diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/2/2026) dan direncanakan berlangsung selama delapan hari ke depan.
Pembukaan Meriah dan Semangat Harmoni Nusantara
Pembukaan Festival Imlek Nasional ditandai dengan penabuhan bedug tradisional yang meriah, diikuti oleh penampilan barongsai yang memukau. Suasana pembukaan yang penuh semangat ini menjadi awal dari rangkaian acara bertajuk “Harmoni Imlek Nusantara”.
Irene Umar, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, menyampaikan antusiasmenya terhadap festival ini. “Jadi ini baru hari pertama. Kebayang nggak sih, delapan hari penuh dengan surprise-surprise yang ada untuk menunjukkan Bhinneka Tunggal Ika, kekayaan Indonesia yang luar biasa, di mana berbeda-beda kita tetap satu. Itulah indahnya Harmoni Imlek Nusantara di bulan Ramadan ini,” ujar Irene dalam sambutannya.
Akses Gratis dan Layanan Kesehatan Komprehensif
Festival Imlek Nasional ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk. Selain menikmati berbagai hiburan dan kebudayaan, pengunjung juga dapat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis.
Irene Umar menjelaskan bahwa fasilitas cek kesehatan ini bukan sekadar pemeriksaan biasa. “Nah, sebelum belanja juga ada cek kesehatan gratis, di mana teman-teman yang punya KTP itu bisa langsung cek kesehatan gratis di sana. Dan ini bukan ala-ala, bukan hanya cek darah, bahkan ada USG juga, USG payudara dan serviks,” terangnya.
Selain itu, Palang Merah Indonesia (PMI) turut hadir menyediakan booth donor darah bagi warga yang ingin berpartisipasi. Layanan donor darah ini tersedia hingga pukul 18.00 WIB setiap harinya selama festival berlangsung.
Informasi lengkap mengenai rangkaian acara dan fasilitas Festival Imlek Nasional disampaikan melalui pernyataan resmi panitia yang dirilis pada Minggu (22/2/2026).
