Aparat kepolisian berhasil menyelamatkan dua anak di bawah umur yang diduga menjadi korban penculikan oleh seorang pria berusia 19 tahun. Kedua korban yang merupakan kakak-adik berusia 12 dan 15 tahun tersebut dilaporkan mengenal pelaku melalui platform game online Roblox.
Insiden ini bermula di Martin County, Florida, Amerika Serikat, sebelum akhirnya kedua korban ditemukan di Negara Bagian Georgia pada Minggu (2/2/2026) dini hari. Penyelamatan dilakukan setelah polisi patroli jalan tol Georgia menghentikan kendaraan yang dikemudikan oleh terduga pelaku.
Kronologi Penyelamatan dan Identitas Pelaku
Sheriff Martin County, John Budensiek, mengonfirmasi bahwa kedua anak tersebut ditemukan dalam kondisi selamat tanpa luka fisik. Terduga pelaku diidentifikasi sebagai Hser Mu Lah Say (19), seorang warga Omaha, Nebraska, yang saat ini telah ditahan di Georgia.
Pelaku menghadapi dua tuduhan penculikan dan dua tuduhan menghalangi hak asuh anak di Martin County, Florida. Meskipun penangkapan terjadi di Georgia, proses hukum akan mengacu pada regulasi Negara Bagian Florida karena lokasi asal hilangnya korban.
Modus Operandi Melalui Media Sosial
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa komunikasi antara pelaku dan korban telah berlangsung sejak musim panas 2025 melalui Roblox. Interaksi tersebut kemudian berlanjut secara intensif melalui aplikasi pesan singkat Snapchat.
Budensiek menjelaskan bahwa kasus ini tetap dikategorikan sebagai penculikan meski korban pergi secara sukarela. Hal ini didasari oleh status korban yang masih di bawah umur serta tindakan pelaku membawa mereka melintasi batas negara bagian tanpa izin orang tua.
Penyidik juga menemukan indikasi praktik grooming atau pendekatan emosional yang dilakukan pelaku. Salah satu buktinya adalah pengiriman hadiah makanan secara rutin ke rumah korban sebelum peristiwa penculikan terjadi.
Latar Belakang Hilangnya Korban
Kedua anak tersebut sempat dilaporkan hilang pada Sabtu (1/2/2026) sore setelah sebelumnya ponsel mereka disita oleh pihak keluarga. Namun, mereka tetap meninggalkan rumah untuk menemui pelaku yang sudah melakukan perjalanan dari Nebraska sejak Jumat (31/1/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan perangkat digital, polisi menemukan rencana matang pelaku untuk menjemput korban di Indiantown, Florida. Melalui pelacakan rute perjalanan, aparat akhirnya berhasil mencegat kendaraan pelaku di wilayah Georgia.
Tanggapan Roblox dan Snapchat
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam dan bekerja sama dengan penegak hukum. Ia menekankan bahwa Roblox memiliki sistem pemeriksaan usia global untuk membatasi interaksi antar pengguna yang berbeda usia secara signifikan.
Sementara itu, juru bicara Snapchat menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan menegaskan komitmen perusahaan dalam memerangi eksploitasi anak. Snapchat mengingatkan bahwa pengguna berusia 13-15 tahun memiliki pembatasan akses profil publik guna meningkatkan keamanan.
Informasi lengkap mengenai perkembangan kasus ini disampaikan melalui konferensi pers resmi Martin County Sheriff’s Office yang dirilis pada awal Februari 2026.
