Berita

Ahli Biologi UGM Jelaskan Fenomena Burung Dipper yang Viral Berjalan di Dalam Air Sungai Pegunungan

Advertisement

Sebuah video yang memperlihatkan seekor burung berjalan dengan tenang di dasar perairan viral di media sosial Instagram. Unggahan tersebut menampilkan spesies burung berwarna hitam-putih yang tampak mematuk-matuk kerikil di bawah aliran air sungai yang deras.

Identifikasi Spesies oleh Pakar Biologi UGM

Dosen Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Donan Satria Yudha, mengonfirmasi bahwa unggas dalam video tersebut adalah spesies Cinclus cinclus atau dikenal sebagai white-throated dipper. Identifikasi ini didasarkan pada ciri fisik berupa bagian leher burung yang berwarna putih.

Donan menegaskan bahwa burung tersebut bukan merupakan spesies asli Indonesia. Habitat alami burung dipper berada di sungai-sungai kecil dan sedang dengan arus deras di wilayah pegunungan Amerika Utara bagian barat serta Amerika Tengah.

Kemampuan Berjalan di Dasar Air

Meskipun terdapat spesies lain seperti burung pecuk (famili Phalacrocoracidae) yang bisa berburu di dalam air, Donan menyebut hanya genus Cinclus yang benar-benar memiliki kemampuan untuk berjalan di dasar perairan.

Advertisement

“Tetapi yang benar-benar ‘berjalan’ seperti burung genus Cinclus ini, ya hanya spesies dari genus Cinclus saja sejauh yang saya ketahui,” terang Donan saat memberikan penjelasan teknis.

Adaptasi Biologis Burung Dipper

Kemampuan unik burung ini didukung oleh berbagai adaptasi anatomi dan fisiologi yang memungkinkan mereka bertahan dalam dinamika fluida yang ekstrem. Berikut adalah rincian adaptasi tersebut:

  • Sistem Penglihatan: Memiliki otot fokus yang berkembang baik untuk mengubah kelengkungan lensa mata di dalam air, serta membrana niktitans sebagai pelindung mata.
  • Struktur Kaki: Jari kaki dilengkapi dengan cakar yang kuat untuk membantu burung mencengkeram bebatuan saat berjalan melawan arus.
  • Sistem Pernapasan: Terdapat katup khusus pada rongga hidung yang berfungsi menghalangi air masuk ke saluran pernapasan.
  • Bulu Kedap Air: Memiliki bulu lebat yang dilapisi zat dari kelenjar preen yang berfungsi seperti lapisan lilin agar bulu tidak menyerap air.
  • Kadar Hemoglobin: Memiliki tingkat hemoglobin yang sangat tinggi di dalam darah untuk menyimpan cadangan oksigen lebih banyak selama penyelaman.

Informasi mengenai karakteristik dan adaptasi burung dipper ini disampaikan berdasarkan penjelasan ahli biologi menanggapi fenomena unggahan media sosial yang viral pada Februari 2026.

Advertisement