Berita

Aksi Percobaan Pencurian Motor di Jagakarsa: Pelaku Todongkan Benda Mirip Pistol FN ke Korban

Advertisement

Aksi percobaan pencurian sepeda motor terjadi di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/2). Pelaku dilaporkan sempat menodongkan benda menyerupai senjata api jenis FN setelah aksinya dipergoki oleh pemilik kendaraan di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian Berdasarkan Rekaman CCTV

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menjelaskan bahwa insiden tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di tempat usaha milik korban. Berdasarkan rekaman tersebut, pelaku terlihat memasuki halaman kantor dan mencoba menggasak sepeda motor yang terparkir. Namun, korban yang menyadari aksi tersebut segera keluar untuk mengonfrontasi pelaku.

“Kronologi kejadian sesuai keterangan korban dan rekaman CCTV di TKP, pelaku masuk ke halaman tempat usaha korban,” ujar Nurma pada Rabu (11/2/2026). Saat menyadari kehadirannya diketahui, pelaku langsung bereaksi dengan mengeluarkan benda yang diduga senjata api untuk mengancam korban.

Ancaman Senjata Api dan Pelarian Pelaku

Melihat pelaku mengeluarkan benda berbentuk senjata api jenis FN, korban memilih untuk masuk kembali ke dalam kantor demi keselamatan. Situasi ini dimanfaatkan oleh pelaku untuk segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Sejumlah warga yang melintas di sekitar area tersebut juga tidak berani melakukan pengejaran karena dugaan adanya senjata api tersebut.

Advertisement

“Sempat diketahui oleh warga yang melintas, namun warga tidak berani mengejar pelaku karena diduga pelaku membawa senjata api,” tambah Nurma. Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.

Status Laporan dan Penyelidikan Kepolisian

Meski aksi tersebut terekam jelas, korban diketahui belum membuat laporan polisi secara resmi. Hal ini dikarenakan sepeda motor milik korban tidak berhasil dibawa kabur dan tidak mengalami kerusakan pada bagian kunci kontak. Pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman kasus berdasarkan bukti-bukti yang tersedia di lapangan.

“Korban tidak membuat laporan polisi karena sepeda motornya tidak sempat diambil pelaku dan pelaku tidak sempat merusak kunci sepeda motor,” pungkas Nurma. Informasi lengkap mengenai perkembangan kasus ini disampaikan melalui keterangan resmi Polsek Jagakarsa yang dirilis pada Rabu, 11 Februari 2026.

Advertisement