Manajer Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan bahwa performa buruk timnya pada musim 2025/2026 dipengaruhi oleh faktor keberuntungan yang minim. Meskipun berstatus sebagai juara bertahan, The Reds saat ini tertahan di papan tengah klasemen sementara Liga Inggris dan mengalami kesulitan untuk mempertahankan konsistensi permainan.
Krisis Cedera Pemain Pilar
Arne Slot menyoroti badai cedera yang menimpa skuadnya sebagai alasan utama penurunan performa tim. Para pemain inti Liverpool dilaporkan harus menepi secara bergantian, termasuk dua bek kanan, Conor Bradley dan Jeremie Frimpong. Kondisi ini diperparah dengan absennya Alexander Isak, pemain dengan nilai transfer termahal klub, yang harus menepi hingga April akibat mengalami patah kaki.
Selain itu, Jeremy Jacquet yang baru didatangkan dari Rennes juga dipastikan harus mengakhiri musim lebih cepat. Pemain yang dijadwalkan mulai memperkuat tim secara penuh pada musim depan tersebut mengalami cedera patah bahu. Situasi ini membuat kedalaman skuad Liverpool terganggu secara signifikan di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Statistik dan Posisi Klasemen
Sejak September, Liverpool tercatat hanya mampu mengemas enam kemenangan di liga. Saat ini, klub asal Merseyside tersebut berada di posisi keenam dengan koleksi 39 poin. Posisi ini membuat mereka terpaut empat angka dari Manchester United yang berada di zona empat besar, namun secara statistik justru lebih dekat dengan zona degradasi dibandingkan dengan Arsenal yang memuncaki klasemen.
Kondisi ini menjadi sorotan tajam mengingat manajemen klub telah menggelontorkan dana lebih dari 400 juta paun pada bursa transfer musim panas lalu. Investasi besar tersebut belum mampu mengangkat performa tim yang justru tampil di bawah ekspektasi pada musim kedua kepemimpinan Slot.
Pembelaan dan Evaluasi Arne Slot
Menanggapi tekanan publik, Slot mengakui adanya perasaan tidak beruntung dalam perjalanan musim ini. Ia menyoroti bagaimana pemain yang baru direkrut bahkan bisa mengalami cedera sebelum sempat melakoni debut. “Terkadang hal-hal seperti ini bikin Anda mulai merasa ini semua cuma nasib sial, mungkin Anda berpikir begitu juga, tapi kami harus membuang itu jauh-jauh dan fokus pada penampilan,” ujar Slot sebagaimana dikutip dari ESPN.
Selain masalah cedera, Slot juga menyoroti banyaknya gol yang bersarang di gawang timnya pada masa injury time. Ia mempertanyakan apakah hal tersebut murni faktor ketidakberuntungan atau kesalahan teknis dari timnya sendiri. Slot menegaskan bahwa jawaban atas permasalahan ini baru akan terlihat dalam tiga hingga empat bulan ke depan saat kompetisi memasuki fase krusial.
Informasi mengenai kondisi internal dan evaluasi tim Liverpool ini merujuk pada pernyataan resmi Arne Slot yang disampaikan melalui saluran media ESPN pada Rabu, 11 Februari 2026.
