Berita

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa dan Sulawesi Akibat Monsun Asia 10-11 Februari 2026

Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (10/2/2026) hingga Rabu (11/2/2026). Fenomena ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia yang meningkatkan pasokan massa udara basah ke wilayah maritim Indonesia.

Penyebab Dinamika Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh dominasi aliran angin timur laut dari daratan Asia menuju Indonesia. Selain itu, terpantau nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang negatif, mengindikasikan meluasnya tutupan awan dan peningkatan aktivitas konveksi yang memicu terbentuknya awan hujan secara intensif.

Pada skala global, fenomena La Niña lemah turut berkontribusi pada peningkatan aktivitas konvektif, terutama di kawasan timur Indonesia. Kombinasi fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin juga terpantau aktif di Samudra Pasifik sebelah utara hingga timur laut Papua.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 10 Februari 2026

Berdasarkan data peringatan dini BMKG, berikut adalah rincian wilayah yang terdampak pada Selasa, 10 Februari 2026:

  • Hujan Lebat hingga Sangat Lebat: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Barat.
  • Hujan Sedang hingga Lebat: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Bali, seluruh wilayah Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan seluruh wilayah Papua.
  • Angin Kencang: Banten dan Jawa Timur.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 11 Februari 2026

Untuk periode Rabu, 11 Februari 2026, cakupan wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem meliputi:

Advertisement

  • Hujan Lebat hingga Sangat Lebat: Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
  • Hujan Sedang hingga Lebat: Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, seluruh wilayah Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah.
  • Angin Kencang: Kepulauan Bangka Belitung.

Dampak Siklon Tropis Penha dan Bibit Siklon 98P

BMKG juga memantau munculnya Siklon Tropis Penha di Samudra Pasifik timur Filipina dengan kecepatan angin mencapai 35 knot. Sistem ini berdampak langsung pada potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo, serta memicu gelombang tinggi di perairan Kepulauan Talaud.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 98P yang muncul di daratan Australia memicu potensi hujan sedang dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi BMKG yang dirilis pada Selasa, 10 Februari 2026.

Advertisement