Berita

BMKG Peringatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga angin kencang pada periode 31 Januari dan 1 Februari 2026. Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul catatan curah hujan signifikan di beberapa daerah dalam tiga hari terakhir, seperti Jawa Barat (121,8 mm/hari), Sumatera Barat (108 mm/hari), Banten (88,6 mm/hari), Jawa Timur (85,2 mm/hari), dan DKI Jakarta (84,4 mm/hari).

Penyebab Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana

BMKG menjelaskan bahwa curah hujan yang signifikan tersebut diakibatkan oleh aktivitas Monsun Asia. Fenomena ini membawa massa udara dingin dari wilayah Asia yang ditandai oleh peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut China Selatan. “Curah hujan yang signifikan tersebut diakibatkan oleh adanya aktivitas Monsun Asia yang membawa massa udara dingin dari wilayah Asia yang ditandai oleh peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut China Selatan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Selain itu, penguatan angin di Selat Karimata masih terdeteksi, mengindikasikan aktivitas Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS). Angin baratan yang menguat di wilayah barat dan selatan Indonesia juga memicu terbentuknya konvergensi dan konfluensi, yang meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Kondisi ini diperkuat oleh kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang kuat.

Fenomena-fenomena tersebut berdampak pada meningkatnya potensi hujan di wilayah Samudra Hindia barat, Sumatera Barat hingga selatan, serta meluas ke Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. “Akibatnya, proses pembentukan awan hujan berlangsung lebih intens dan meluas, sehingga memicu berbagai bencana hidrometeorologis dalam sepekan terakhir,” kata BMKG.

Imbauan dan Daftar Wilayah Terdampak

Melihat potensi cuaca ekstrem yang masih signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta melakukan langkah mitigasi terhadap potensi genangan, banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Berikut daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang berdasarkan data “Peringatan Dini Cuaca Indonesia” BMKG:

Sabtu, 31 Januari 2026

Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat Daya
  • Papua Tengah
  • Papua
  • Papua Selatan

Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Pegunungan

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

  • Bali
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Kepulauan Riau
  • Maluku
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Barat
  • Sulawesi Selatan

Minggu, 1 Februari 2026

Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Lampung
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan

Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:

  • Sumatera Barat
  • Banten
  • Jawa Tengah
  • Nusa Tenggara Timur

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

  • Bali
  • Maluku
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sulawesi Selatan

Informasi lengkap mengenai potensi cuaca ekstrem ini disampaikan melalui pernyataan resmi BMKG yang dirilis pada 31 Januari 2026.