BMKG Rilis Peringatan Dini: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Berbagai Wilayah Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia. Fenomena ini diprediksi terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, hingga Sabtu, 31 Januari 2026, dengan fokus di area seperti Banten, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan.
Penyebab Cuaca Ekstrem Menurut BMKG
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca signifikan ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor. Salah satunya adalah penguatan monsun dingin Asia yang membawa massa udara dari benua tersebut ke selatan, memasuki wilayah Indonesia.
Selain itu, peningkatan kecepatan angin di sekitar Selat Karimata mengindikasikan adanya aktivitas Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS). BMKG juga mencatat bahwa Tropical Cyclone (TC) Luana telah melemah menjadi Pusat Tekanan Rendah, namun dampaknya masih memicu pembentukan awan dalam sepekan ke depan.
Pada skala global, El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat dan mengindikasikan kondisi La Nina yang lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, terutama bagian timur.
Aktivitas monsun Asia diperkirakan masih cukup persisten hingga dasarian pertama Februari 2026. Lebih lanjut, daerah tekanan rendah berpotensi terbentuk di Samudera Hindia selatan Banten, Teluk Carpentaria, dan daratan Australia barat laut, yang mampu membentuk daerah perlambatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian selatan.
Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG merinci wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Jumat, 30 Januari 2026
Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- Jawa Barat
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jakarta
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
Wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Maluku
- Nusa Tenggara Timur
- Papua Barat
- Sulawesi Selatan
Kabupaten/kota yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jakarta: Jakarta Utara, Jakarta Barat
- Jawa Tengah: Cilacap, Banyumas, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga, Purworejo
- DI Yogyakarta: Kota Yogya, Sleman, Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul
- Jawa Timur: Kediri
- Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao
Sabtu, 31 Januari 2026
Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- Jakarta
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
- Papua Selatan
Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Bali
- Nusa Tenggara Timur
Wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Maluku
- Nusa Tenggara Timur
- Papua Barat
- Sulawesi Selatan
Kabupaten/kota yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jawa Barat: Kuningan, Banjar
- Jawa Tengah: Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Kota Semarang, Pemalang, Kabupaten Pekalongan
- Bali: Denpasar, Bangli, Gianyar
- Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Dengan kondisi atmosfer yang lembap dan labil, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi diri terhadap potensi cuaca ekstrem. Risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor perlu diantisipasi di wilayah-wilayah yang disebutkan.
Informasi lengkap mengenai peringatan dini cuaca ekstrem ini disampaikan melalui pernyataan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis pada 30 Januari 2026.