BMKG Umumkan Potensi Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Indonesia 3-4 Februari 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada 3–4 Februari 2026. Cuaca ekstrem ini berupa hujan lebat yang disertai angin kencang, berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan dampak turunan lainnya.
Latar Belakang Cuaca Ekstrem
Sebelumnya, pada periode 27–29 Januari 2026, BMKG juga telah mencatat curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di berbagai daerah. Curah hujan tertinggi saat itu tercatat di Jawa Barat sebesar 121,8 mm per hari, diikuti Sumatera Barat 108 mm per hari, Banten 88,6 mm per hari, Jawa Timur 85,2 mm per hari, DKI Jakarta 84,4 mm per hari, serta Jawa Tengah 72,8 mm per hari.
“Curah hujan yang signifikan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Monsun Asia yang membawa massa udara dingin dari wilayah Asia. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut China Selatan,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Faktor Pemicu Hujan Lebat dan Angin Kencang
Selain pengaruh Monsun Asia, BMKG juga mengidentifikasi beberapa faktor lain penyebab cuaca ekstrem. Salah satunya adalah penguatan angin di wilayah Selat Karimata, yang menandakan masuknya aliran angin dari belahan utara membawa banyak uap air.
Pada saat yang bersamaan, angin dari arah barat di wilayah barat dan selatan Indonesia bertiup lebih kuat. Pertemuan berbagai arah angin ini menyebabkan udara lembap terkumpul di satu wilayah, sehingga awan hujan lebih mudah terbentuk dan berkembang. Akibatnya, hujan lebat berpotensi terjadi di banyak daerah dalam waktu yang cukup lama.
Wilayah yang secara umum terdampak meliputi Sumatera bagian barat hingga selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. “Kondisi ini diperparah oleh tingkat kelembapan udara yang tinggi, sehingga hujan cenderung turun lebih deras,” kata BMKG.
Gabungan faktor-faktor tersebut membuat pembentukan awan hujan terjadi lebih intens dan meluas, terutama di wilayah selatan Indonesia. Situasi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, dalam beberapa hari terakhir.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Berdasarkan data “Peringatan Dini Cuaca Indonesia” yang dirilis BMKG, berikut adalah daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 3-4 Februari 2026:
Selasa, 3 Februari 2026
Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Tengah
Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Papua Pegunungan
- Papua
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
- Aceh
- Jawa Timur
- Kepulauan Bangka Belitung
- Maluku
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
Rabu, 4 Februari 2026
Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua
- Papua Selatan
Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Papua Pegunungan
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Maluku
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Utara
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya risiko banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca ini disampaikan melalui pernyataan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis pada 3 Februari 2026.