Aktris sekaligus Duta Nasional UNICEF Indonesia, Cinta Laura, memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di Tanah Air. Dalam pernyataannya usai dilantik di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026), ia menyoroti rendahnya apresiasi terhadap guru, baik dari sisi finansial maupun pengakuan sosial.
Kritik Terhadap Rendahnya Apresiasi Guru
Cinta menilai bahwa pengajar di Indonesia masih sangat kurang diapresiasi meski mereka memiliki peran krusial dalam membina generasi masa depan. Ia menyoroti fakta bahwa di beberapa daerah, pendapatan guru masih berada jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR).
“Mau itu dari segi nafkah atau dari segi ya apresiasi bahwa mereka sudah menghabiskan hidup mereka membantu membina dan mengedukasi generasi selanjutnya,” ujar Cinta Laura.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mengenai cara para guru mencukupi kebutuhan hidup pribadi dan keluarga mereka. Menurutnya, kesejahteraan yang rendah dapat berdampak langsung pada motivasi mengajar di sekolah.
Pentingnya Pelatihan dan Motivasi Tenaga Pendidik
Selain masalah gaji, Cinta menekankan perlunya pelatihan yang lebih matang bagi para guru agar mampu memberikan kualitas pengajaran terbaik. Ia berpendapat bahwa moral dan motivasi pengajar adalah kunci utama keberhasilan belajar anak-anak Indonesia.
“Karena kalau mereka pun moralnya dan juga motivasinya hancur untuk mengajar, apa yang kita bisa katakan tentang anak-anak Indonesia. Akan lebih sulit lagi mereka bisa belajar dengan baik,” tutur perempuan kelahiran 17 Agustus 1993 tersebut.
Misi Kemanusiaan Pascabanjir di Aceh
Sebagai langkah awal dalam peran barunya, Cinta Laura dijadwalkan berangkat ke Aceh untuk membantu anak-anak korban bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir 2025 lalu. Fokus utama misi ini adalah mendukung proses pemulihan psikososial dan pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, ia akan menyalurkan berbagai bantuan berupa peralatan belajar dan mainan. Langkah ini diharapkan dapat membantu anak-anak di wilayah terdampak untuk kembali mendapatkan akses pendidikan yang layak di tengah masa pemulihan.
Informasi mengenai komitmen pendidikan dan aksi kemanusiaan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Cinta Laura saat pelantikan Duta Nasional UNICEF Indonesia di Jakarta.
