Cristiano Ronaldo memperluas ekspansi bisnisnya dengan menanamkan modal sebesar USD 7,5 juta atau setara Rp 126 miliar ke Herbalife. Bintang klub Al Nassr tersebut resmi mengakuisisi 10 persen saham di HBL Pro2col Software LLC, yang merupakan anak perusahaan dari raksasa nutrisi global tersebut.
Dampak Investasi terhadap Saham Herbalife
Langkah strategis Ronaldo ini memberikan dampak instan pada pasar modal. Melansir data Forbes, pengumuman investasi tersebut memicu kenaikan harga saham Herbalife hingga lebih dari 15 persen.
Laporan keuangan kuartal keempat Herbalife juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan penjualan tahunan sebesar 1 persen pada 2025. Pada periode kuartal keempat saja, terjadi lonjakan penjualan mencapai 6,35 persen.
Evolusi Kemitraan Sejak 2013
Meskipun telah menjadi mitra berbayar Herbalife sejak 2013, ini merupakan kali pertama pemain asal Portugal tersebut mengungkapkan investasinya secara publik. Ronaldo menyebut langkah ini sebagai sebuah evolusi alami dalam karier profesionalnya.
Bekerja sama dengan Herbalife memotivasi saya hingga di tahap karier saat ini.
Rincian Kekayaan dan Pendapatan Cristiano Ronaldo
Saat ini, Ronaldo menduduki posisi puncak sebagai pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia pada tahun 2025. Total penghasilannya mencapai USD 270 juta, dengan USD 50 juta di antaranya berasal dari sektor di luar lapangan hijau.
Berdasarkan data Bloomberg, total kekayaan bersih pemain berusia 41 tahun ini diperkirakan mencapai USD 1,4 miliar atau sekitar Rp 22,4 triliun. Di kompetisi Saudi Pro League, ia menerima gaji tahunan sebesar 251,1 juta euro atau setara Rp 4,9 triliun.
| Kategori | Nilai Estimasi |
| Investasi Terbaru | USD 7,5 Juta |
| Kepemilikan Saham | 10 Persen |
| Total Kekayaan | USD 1,4 Miliar |
| Gaji di Al Nassr | 251,1 Juta Euro |
Target Karier dan Piala Dunia 2026
Di tengah kesibukan bisnisnya, Ronaldo tetap fokus pada prestasi di lapangan hijau bersama Al Nassr. Ia juga menargetkan untuk tampil membela tim nasional Portugal pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang demi mengejar gelar juara dunia pertamanya.
Informasi lengkap mengenai langkah investasi ini disampaikan melalui laporan resmi Forbes dan Bloomberg yang dirilis pada Februari 2026.
