Epson menyiapkan strategi bisnis baru untuk pasar Indonesia pada tahun 2026 dengan mengedepankan teknologi yang relevan bagi kebutuhan pasar. Fokus utama perusahaan kini bergeser dari sekadar mengejar pertumbuhan penjualan menuju penyediaan solusi yang mendukung efisiensi dan produktivitas pengguna.
Prioritas Efisiensi dan Nilai Jangka Panjang
Regional Managing Director Epson Singapore (SEA Headquarters), Siew Jin Kiat, menjelaskan bahwa arah strategi perusahaan bertujuan memastikan setiap produk memiliki nilai penggunaan jangka panjang. Hal ini disampaikan dalam sesi Media Gathering di Bangkok, Thailand.
“Kami melihat kebutuhan pasar kini semakin mengarah pada solusi yang hemat energi, produktif, dan memiliki nilai penggunaan jangka panjang,” ujar Jin Kiat.
Ia menambahkan bahwa pada tahun ini, Epson tidak hanya menonjolkan perangkat keras, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat membantu operasional pelanggan menjadi lebih efisien secara keseluruhan.
Penetrasi Segmen Korporasi hingga UMKM
Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang, menyatakan bahwa strategi tersebut akan diimplementasikan pada berbagai lini produk, mulai dari printer bisnis hingga perangkat visual seperti proyektor. Terdapat beberapa segmen pasar yang tetap menjadi prioritas utama Epson di Indonesia.
Segmen-segmen tersebut meliputi korporasi, sektor edukasi, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Ngee Khiang, karakter pengguna di Indonesia masih membutuhkan perangkat yang mampu menangani volume cetak tinggi namun tetap memiliki biaya operasional yang rendah.
Keselarasan dengan Roadmap Global dan TKDN
Strategi Epson di Indonesia untuk 2026 sejalan dengan peta jalan bisnis global yang menekankan pada pengembangan teknologi ramah lingkungan. Perusahaan menaruh perhatian pada pengurangan jejak karbon serta kebutuhan perusahaan untuk menekan total biaya kepemilikan perangkat.
Selain inovasi teknologi, Epson memperkuat layanan purna jual, distribusi, serta kecepatan respons terhadap kebutuhan pelanggan. Dari sisi merek, Epson juga meningkatkan kesadaran publik terhadap produk-produk yang telah memenuhi regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Kami akan terus menghadirkan teknologi dan produk baru yang relevan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia, termasuk produk yang sudah memenuhi TKDN,” jelas Ngee Khiang.
Informasi mengenai arah kebijakan dan strategi bisnis ini disampaikan melalui pernyataan resmi manajemen Epson dalam rangkaian acara media di Bangkok pada Februari 2026.
