Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) dilaporkan gagal mengakses data dari sebuah iPhone 13 milik jurnalis The Washington Post, Hannah Natanson. Kegagalan ini disebabkan oleh aktifnya fitur Lockdown Mode atau Mode Penguncian pada perangkat tersebut saat disita dalam proses penyelidikan resmi.
Kronologi Kegagalan Akses Data oleh FBI
Berdasarkan dokumen pengadilan yang dirilis pada Februari 2026, FBI mengakui bahwa tim forensik mereka tidak berhasil mengekstrak informasi apa pun dari ponsel milik Natanson. Penggeledahan tersebut dilakukan pada Januari lalu sebagai bagian dari investigasi dugaan kebocoran data rahasia yang melibatkan seorang kontraktor Pentagon.
Saat disita, iPhone 13 tersebut ditemukan dalam kondisi menyala dan sedang diisi daya, namun layar menampilkan keterangan bahwa perangkat berada dalam Mode Lockdown. Selain iPhone, otoritas juga menyita dua unit MacBook Pro, perangkat penyimpanan eksternal, alat perekam suara, serta jam tangan pintar Garmin.
Efektivitas Mode Lockdown Terhadap Forensik Digital
Laporan dari Computer Analysis Response Team (CART) milik FBI menunjukkan bahwa spesialis mereka tidak mampu menembus pertahanan perangkat selama rentang waktu dua minggu setelah penyitaan. Hal ini memberikan gambaran mengenai efektivitas fitur keamanan Apple dalam menghalangi upaya pengambilan data secara paksa, termasuk oleh lembaga penegak hukum.
Mode Lockdown dirancang untuk membatasi fungsi perangkat secara drastis guna mencegah serangan siber yang sangat canggih. Sebagian besar alat forensik digital memerlukan koneksi fisik untuk menyalin data, namun fitur ini secara otomatis memblokir aksesori atau koneksi komputer jika perangkat dalam kondisi terkunci.
Mengenal Fungsi dan Pembatasan Mode Lockdown
Apple memperkenalkan Mode Lockdown sejak peluncuran iOS 16 pada tahun 2022 sebagai perlindungan ekstra bagi pengguna dengan risiko keamanan tinggi, seperti jurnalis, aktivis, dan tokoh publik. Fitur ini bertujuan melindungi pengguna dari ancaman spyware atau perangkat lunak berbahaya yang bekerja secara diam-diam.
Saat fitur ini aktif, terdapat sejumlah pembatasan fungsi yang diberlakukan pada perangkat iPhone, iPad, maupun Mac, antara lain:
- Pesan: Pemblokiran sebagian besar lampiran pesan selain gambar, video, dan audio tertentu, serta penonaktifan pratinjau tautan.
- Penelusuran Web: Pemblokiran teknologi web kompleks yang dapat memperlambat pemuatan situs atau menyebabkan situs tidak beroperasi normal.
- FaceTime: Panggilan masuk diblokir kecuali pengguna pernah menghubungi kontak tersebut dalam 30 hari terakhir.
- Koneksi Perangkat: Perangkat harus dalam keadaan tidak terkunci untuk dapat terhubung dengan aksesori atau komputer lain.
- Konektivitas Nirkabel: Pemutusan otomatis dari jaringan Wi-Fi yang tidak aman dan penonaktifan dukungan seluler 2G serta 3G.
Cara Mengaktifkan Fitur Keamanan Apple
Pengguna harus mengaktifkan fitur ini secara manual melalui menu pengaturan pada perangkat masing-masing. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan Mode Lockdown pada iPhone:
- Buka aplikasi Pengaturan.
- Pilih menu Privasi & Keamanan.
- Gulir ke bawah dan ketuk pada pilihan Mode Lockdown.
- Pilih Nyalakan Mode Lockdown, kemudian konfirmasi dengan memilih Nyalakan & Mulai Ulang.
- Masukkan kode sandi perangkat untuk menyelesaikan proses.
Informasi lengkap mengenai efektivitas dan detail teknis fitur keamanan ini disampaikan melalui dokumen pengadilan dan laporan resmi Apple yang dirilis pada saluran informasi teknologi terkait.
