Finansial

FlyJaya Targetkan Konektivitas Industri, Siapkan Rute Morowali dan Tambah Tiga Armada ATR 72

Advertisement

PT Surya Mataram Nusantara atau FlyJaya resmi mengumumkan ekspansi besar-besaran pada tahun 2026 dengan membuka rute baru menuju Morowali, Sulawesi Tengah. Langkah strategis ini diambil setelah maskapai berhasil mencatatkan angka 50.000 penumpang sepanjang tahun operasional 2025 sebagai bentuk penguatan konektivitas antara Pulau Jawa dengan pusat industri di Indonesia Timur.

Ekspansi Rute Strategis ke Pusat Industri Nikel

Pembukaan rute menuju Morowali (MOH) dilakukan untuk merespons peningkatan aktivitas industri di wilayah tersebut, khususnya pada sektor pertambangan dan pengolahan nikel. FlyJaya memproyeksikan rute ini akan menjadi jalur utama bagi pelaku usaha dan tenaga kerja ahli yang membutuhkan akses transportasi cepat dan efisien.

Direktur Niaga FlyJaya, Ary Mercyanto, menyatakan bahwa capaian jumlah penumpang pada tahun sebelumnya menjadi dasar kepercayaan perusahaan untuk melakukan ekspansi. Menurutnya, pasar korporasi di wilayah industri strategis nasional memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar.

“Capaian 50.000 penumpang di tahun 2025 adalah bukti kepercayaan publik yang luar biasa. Namun, kami tidak berpuas diri. Ekspansi ke Morowali adalah jawaban FlyJaya atas tingginya permintaan pasar korporasi dan tenaga kerja ahli yang membutuhkan akses cepat dan efisien menuju pusat industri strategis nasional,” ujar Ary dalam siaran pers, Sabtu (14/2/2026).

Penambahan Tiga Armada Pesawat ATR 72

Guna mendukung pengembangan jaringan penerbangan tersebut, FlyJaya telah menjadwalkan penambahan tiga unit pesawat ATR 72 sepanjang tahun 2026. Armada baru ini akan digunakan untuk memperkuat frekuensi penerbangan pada rute yang sudah ada serta membuka akses ke daerah-daerah dengan potensi ekonomi regional yang tinggi.

Ary menambahkan bahwa penambahan pesawat ini merupakan modal utama dalam peta pengembangan jejaring penerbangan (network development) perusahaan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen maskapai dalam mendukung pemerataan akses transportasi udara di seluruh wilayah Indonesia.

Advertisement

Kinerja Operasional dan Standar Keselamatan

Di sisi operasional, FlyJaya mencatatkan performa yang solid dengan tingkat ketepatan waktu (On-Time Performance/OTP) mencapai 90,74 persen. Data resmi Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan menunjukkan capaian tersebut diraih selama periode puncak liburan, yakni 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Selain aspek ketepatan waktu, maskapai juga telah memperkuat standar operasionalnya melalui perolehan sertifikasi ISO. Sertifikasi ini mencakup beberapa aspek krusial, antara lain:

  • Sistem Manajemen Mutu.
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
  • Manajemen Lingkungan.

Penerapan standar internasional ini diharapkan dapat menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, baik untuk keperluan bisnis maupun wisata. Saat ini, tiket penerbangan untuk rute Morowali sudah tersedia dan dapat dipesan melalui seluruh saluran penjualan resmi serta agen perjalanan mitra FlyJaya.

Informasi lengkap mengenai jadwal penerbangan dan ekspansi perusahaan disampaikan melalui pernyataan resmi PT Surya Mataram Nusantara yang dirilis pada 14 Februari 2026.

Advertisement