Islami

GP Ansor Uraikan Tiga Pesan Diplomasi Presiden Prabowo untuk Stabilitas dan Perdamaian Global

Advertisement

Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menilai kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace (BOP) sebagai langkah strategis diplomasi aktif Indonesia. Partisipasi ini dipandang bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata memperjuangkan perdamaian di tengah polarisasi global pada Kamis (19/2/2026).

Tiga Pesan Utama Diplomasi Indonesia

Addin menjelaskan terdapat tiga poin krusial dari langkah diplomasi yang diambil Presiden. Pertama, dunia saat ini sangat membutuhkan dialog konstruktif dibandingkan sekadar aksi saling tuding antarnegara. Kedua, nilai kemanusiaan harus diletakkan di atas kepentingan politik jangka pendek.

Ketiga, stabilitas global menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan seluruh bangsa, termasuk Indonesia. Strategi ini dinilai mengingatkan pada tradisi diplomasi Indonesia sejak era Soekarno yang berani mengambil posisi strategis di tengah dinamika global demi menjaga kepentingan nasional.

Konsistensi Terhadap Isu Palestina

Dalam isu konflik Palestina-Israel, Presiden Prabowo disebut tetap membawa sikap konsisten Indonesia. Hal ini mencakup dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina, mendorong gencatan senjata permanen, serta memperjuangkan solusi dua negara sesuai dengan hukum internasional.

Bagi GP Ansor, posisi tersebut mencerminkan wajah diplomasi Indonesia yang tegas dalam prinsip namun tetap bijak dalam pendekatan. Selain menyuarakan sikap politik, Indonesia juga terus aktif dalam berbagai misi dan bantuan kemanusiaan di wilayah konflik.

Advertisement

Dampak Strategis bagi Kepentingan Nasional

Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace dinilai memiliki makna strategis bagi posisi tawar negara di mata internasional. Negara yang stabil dan aktif memperjuangkan perdamaian akan memperoleh kepercayaan global yang lebih kuat, yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Stabilitas internasional berpengaruh langsung pada sektor perdagangan dan investasi nasional. GP Ansor meyakini langkah Presiden merupakan bagian dari amanat konstitusi untuk ikut menjaga ketertiban dunia melalui suara yang menenangkan di tengah kegaduhan global.

Informasi mengenai apresiasi GP Ansor terhadap diplomasi Presiden Prabowo ini disampaikan melalui keterangan pers resmi yang dirilis pada Kamis, 19 Februari 2026.

Advertisement