Berita

Grammy Awards 2026: Panggung Musik Bergengsi Diwarnai Protes Kebijakan Imigrasi AS Donald Trump

Ajang penghargaan musik Grammy Awards 2026 yang digelar pada Minggu (1/2/2026) lalu menjadi sorotan publik bukan hanya karena deretan pemenang, melainkan juga aksi protes terhadap kebijakan imigrasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sejumlah musisi ternama memanfaatkan panggung global ini untuk menyuarakan penentangan mereka terhadap tindakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) serta mengirimkan pesan persatuan.

Aksi Protes Kebijakan Imigrasi Warnai Panggung Grammy Awards 2026

Para aktivis sebelumnya telah mendesak selebriti untuk mengenakan pin yang memprotes kehadiran Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) di berbagai kota. Pesan ini disebarkan melalui tim mereka dan diedarkan di berbagai acara menjelang upacara penghargaan.

Dikutip dari AP pada Senin (2/2/2026), beberapa musisi seperti Billie Eilish, Finneas, dan Carole King terlihat mengenakan pin tersebut saat tampil di atas panggung. Bahkan, pasangan Justin dan Hailey Bieber, yang jarang membahas isu politik Amerika, turut memakai pin serupa.

Billie Eilish memulai pidato kemenangannya sebagai Lagu Terbaik Tahun Ini dengan menyatakan bahwa “tidak ada seorang pun yang ilegal di tanah curian.” Sementara itu, penyanyi pop soul Inggris Olivia Dean, yang meraih penghargaan Artis Pendatang Baru Terbaik, berbagi bahwa dirinya adalah cucu seorang imigran.

Sindiran Trevor Noah dan Respons Keras Donald Trump

Pembawa acara Grammy Awards 2026, Trevor Noah, diketahui menyinggung Presiden Donald Trump dalam monolog pembukaannya. Dikutip dari Euronews pada Senin (2/2/2026), Noah menyindir Trump terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein, setelah nama dan foto Presiden AS itu disebutkan berkali-kali dalam berkas pelaku pedofilia.

Noah juga bercanda mengenai Nicki Minaj yang disebutnya melewatkan upacara Grammy karena masih berada di Gedung Putih untuk membahas isu penting dengan Donald Trump, yakni siapa yang memiliki “bokong lebih besar.” Ia meniru gaya ucapan Trump dengan mengatakan, “Sebenarnya Nicki, aku punya bokong terbesar, semua orang bilang begitu Nicki.”

Tidak hanya itu, Noah juga melontarkan lelucon bahwa Trump ingin memiliki Greenland, dengan mengatakan bahwa sejak Epstein meninggal, Trump membutuhkan pulau baru untuk bersantai.

Sebagai tanggapan, Donald Trump merespons melalui tulisan bahwa ia tidak pernah ke Pulau Epstein dan pernyataan tersebut adalah palsu. “Sepertinya aku akan mengirim pengacaraku untuk menuntut MC yang malang, menyedihkan, tidak berbakat, dan bodoh ini, dan menuntutnya sejumlah besar uang… Bersiaplah Noah, aku akan bersenang-senang denganmu!” tulis Trump, dilansir dari BBC pada Selasa (2/2/2026).

Bad Bunny dan Billie Eilish Suarakan Penolakan Tegas

Bad Bunny, dengan nama asli Benito Antonio Martinez Ocasio, mencetak sejarah sebagai artis pertama dengan album berbahasa Spanyol yang menerima penghargaan utama. Dalam pidatonya, ia secara terang-terangan menyinggung lembaga imigrasi AS.

“Sebelum saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, saya akan mengatakan: ICE out,” kata Bad Bunny. Ia melanjutkan, “Kita bukan orang biadab, kita bukan binatang, kita bukan alien. Kita adalah manusia dan kita adalah orang Amerika. Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta. Tolong, kita harus berbeda. Jika kita berperang, kita harus melakukannya dengan cinta. Kita tidak membenci mereka. Kita mencintai rakyat kita, kita mencintai keluarga kita, dan itulah cara yang benar untuk melakukannya.”

Billie Eilish, yang memenangkan penghargaan Lagu Terbaik Tahun Ini untuk lagunya ‘Wildflower’, juga menggunakan platformnya untuk menyuarakan pendapatnya. “Sejujurnya saya merasa tidak perlu mengatakan apa pun, tetapi tidak ada seorang pun yang ilegal di tanah curian,” ujarnya, sambil mengenakan pin “ICE OUT”.

Eilish menambahkan, “Sangat sulit untuk mengetahui apa yang harus dikatakan dan apa yang harus dilakukan saat ini. Saya merasa sangat optimis di ruangan ini, dan saya merasa kita hanya perlu terus berjuang, bersuara, dan berdemonstrasi. Suara kita benar-benar penting, dan rakyat itu penting.” Bagian akhir pidatonya, di mana Eilish berkata, “Persetan dengan ICE,” disensor oleh sensor televisi, namun rekamannya beredar daring.

Informasi mengenai aksi protes dan pernyataan para musisi di Grammy Awards 2026 ini dihimpun dari berbagai laporan media internasional seperti AP, Euronews, dan BBC yang dirilis pada awal Februari 2026.