TNI Angkatan Darat (TNI AD) menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/2/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah membahas tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terkait kebijakan strategis serta penguatan internal organisasi.
Implementasi Kebijakan Presiden dan Panglima TNI
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa Rapim ini merupakan langkah krusial untuk menurunkan kebijakan dari tingkat nasional ke jajaran Mabes AD. Proses ini mengikuti rangkaian pengarahan yang sebelumnya telah diberikan oleh Presiden dan Panglima TNI.
“Bagaimana kita menurunkan kebijakan-kebijakan dari mulai Presiden, Menhan, Panglima TNI dan juga kami di Mabes AD,” ujar Jenderal Maruli kepada awak media di lokasi acara.
Dukungan Program Prioritas Nasional
TNI AD berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai program yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Jenderal Maruli menyebutkan sejumlah agenda yang akan terus ditingkatkan dan dievaluasi, antara lain:
- Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
- Pembangunan infrastruktur jembatan di berbagai wilayah.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Kesiapan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KKRI).
Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan seluruh program tersebut berjalan lebih baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat maupun institusi.
Fokus Anggaran dan Kesejahteraan Prajurit
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran. Jenderal Maruli mengungkapkan bahwa alokasi anggaran TNI AD akan diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas hidup prajurit dan fasilitas kerja di komando kewilayahan.
“Presiden sudah ada petunjuk pada saya bagaimana supaya anggaran-anggaran kita tepat sehingga kita alokasikan banyak untuk perbaikan rumah, perbaikan kantor Koramil, bagaimana juga pemberian penghargaan pada anggota,” tuturnya.
Selain fasilitas fisik, TNI AD juga akan memberikan apresiasi khusus bagi prajurit yang menunjukkan prestasi luar biasa, baik dalam operasi militer maupun kegiatan teritorial seperti penanganan bencana alam. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan motivasi personel di lapangan.
Informasi lengkap mengenai agenda strategis ini disampaikan melalui pernyataan resmi KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam rangkaian Rapim TNI AD yang dirilis pada 11 Februari 2026.
