Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperkuat peran Desk Ketenagakerjaan Polri hingga ke tingkat wilayah sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan ini bertujuan menciptakan stabilitas melalui hubungan industrial yang kondusif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Stabilitas Industri sebagai Kunci Ekonomi
Jenderal Sigit menegaskan bahwa hubungan industrial yang harmonis menjadi kunci utama dalam peningkatan ekonomi di Tanah Air. Menurutnya, iklim usaha yang baik akan berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan para buruh.
“Tentunya yang paling utama, bagaimana kita terus menjaga iklim hubungan usaha yang baik antara buruh dan antara perusahaan. Dan kita ingin pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga semakin bertumbuh, dan tentunya buruh juga akan semakin sejahtera,” ujar Jenderal Sigit dalam pertemuan ASEAN Trade Union Council (TUC) di Jakarta.
Perluasan Desk Ketenagakerjaan ke Wilayah
Desk Ketenagakerjaan yang berada di bawah Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri ini diproyeksikan hadir di tingkat Kepolisian Daerah (Polda) hingga Kepolisian Resor (Polres), terutama di wilayah-wilayah industri. Unit ini berfungsi sebagai pendamping sekaligus pemecah masalah (problem solver) atas berbagai konflik industrial.
Sejak dibentuk, unit khusus ini telah menangani berbagai isu krusial, mulai dari hak berserikat hingga perlindungan bagi tenaga kerja wanita. Kapolri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi kelompok buruh guna memastikan hak-hak mereka terpenuhi sesuai regulasi.
Capaian Kasus dan Apresiasi ASEAN
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa Desk Ketenagakerjaan telah berhasil menyelesaikan 144 kasus ketenagakerjaan dengan cepat. Efektivitas unit ini mendapat perhatian positif dari para pemimpin buruh di kawasan Asia Tenggara.
- Penyelesaian cepat 144 kasus ketenagakerjaan.
- Perlindungan hak berserikat bagi pekerja.
- Pendampingan hukum bagi buruh wanita.
- Model kolaborasi yang diminati negara-negara ASEAN.
Andi Gani menambahkan bahwa delegasi dari negara-negara tetangga menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari model Desk Ketenagakerjaan Polri ini agar dapat diimplementasikan di negara masing-masing.
Informasi lengkap mengenai penguatan unit ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam agenda ASEAN Trade Union Council di Jakarta.
