Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja ke Pesantren (Dayah) Mahyal Ulum di Aceh Besar pada Selasa (10/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Muzani mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap optimis dalam menghadapi proses pemulihan pasca-bencana yang melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025 lalu.
Dukungan Moril dan Penyampaian Aspirasi ke Presiden
Muzani menjelaskan bahwa kehadirannya bersama pimpinan MPR lainnya bertujuan untuk memberikan dukungan nyata serta semangat bagi para korban terdampak. Ia mengakui bahwa ujian yang dihadapi masyarakat, termasuk para tokoh agama dan ulama di Aceh, merupakan beban yang tidak ringan.
Segala aspirasi yang dihimpun dari kunjungan sebelumnya telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan mendesak seperti pembangunan hunian sementara bagi pengungsi, perbaikan jalan nasional dan provinsi, pemulihan layanan listrik, hingga ketersediaan gas elpiji 3 kg.
Progres Pemulihan Infrastruktur dan Layanan Publik
Berdasarkan laporan terbaru, proses pemulihan infrastruktur di Aceh menunjukkan perkembangan signifikan. Muzani menyebutkan bahwa jalur transportasi utama kini sudah mulai berfungsi normal kembali.
Capaian Kelistrikan dan Akses Transportasi
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang turut hadir dalam rombongan melaporkan detail teknis mengenai pemulihan layanan dasar di wilayah terdampak:
- Pemulihan jaringan listrik di Aceh telah mencapai angka 99 persen.
- Terdapat sekitar 23 desa yang masih belum teraliri listrik akibat kendala topografi dan lokasi yang berat.
- Akses transportasi dari Banda Aceh menuju Medan serta antar-kabupaten dilaporkan mulai tersambung dengan kondisi yang membaik.
Peran Ulama dalam Membangun Optimisme Masyarakat
Muzani memberikan apresiasi tinggi kepada para ulama, kiai, dan pimpinan dayah yang terus menyebarkan semangat positif di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa solidaritas antara pemerintah pusat dan daerah tetap terjaga kuat dalam menghadapi masa sulit ini.
“Sakit Aceh, sakit kita yang ada di Jakarta. Inilah cara kita menguatkan rakyat, cara kita menguatkan masyarakat, cara kita menguatkan umat,” tegas Muzani di hadapan para tokoh masyarakat dan pimpinan pesantren.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Informasi mengenai progres pemulihan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Ketua MPR RI dalam rangkaian kunjungan kerja di Aceh Besar.
