Kronologi Kebakaran Hebat Rita Pasaraya Cilacap: Ledakan Diduga Picu Api Meluas, Warga Sempat Mengungsi
Pusat perbelanjaan Rita Pasaraya di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hangus dilalap si jago merah pada Senin (2/2/2026) malam. Api yang cepat membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi, memicu kepanikan warga hingga sebagian sempat mengungsi. Hingga Selasa (3/2/2026) pagi, proses pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dibantu relawan.
Kronologi Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap
Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Cilacap, Mustangin, mengungkapkan bahwa kebakaran di Rita Pasaraya pertama kali terdeteksi sekitar pukul 22.15 WIB pada Senin malam. Api terlihat mulai membesar di area bangunan utama pusat perbelanjaan tersebut.
Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, Antoni, menuturkan bahwa insiden ini terjadi tak lama setelah toko tutup, sekitar pukul 21.30 WIB saat para pegawai telah pulang. Menurut Antoni, kebakaran disertai suara ledakan yang diduga berasal dari trafo listrik. “Njeblug (meledak) terus api merembet ke toko sepatu di sebelahnya, kemudian yang di depan itu ada stand roti, makanan-makanan, toko roti, parfum, kena semua,” ungkap Antoni, yang menyebut peristiwa ini sebagai kebakaran terparah yang pernah ia saksikan di Cilacap.
Kepala Satpol PP Cilacap, Rohman, menambahkan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pihaknya sekitar pukul 22.13 WIB dari petugas keamanan gedung. Setelah menerima laporan, armada pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.
Dampak dan Upaya Pemadaman
Kobaran api dengan cepat menjalar dan merembet ke dua bangunan di sekitar Rita Pasaraya, yakni toko sepatu dan rumah makan sushi. Mustangin mengonfirmasi, “Dua bangunan di sekitarnya ikut terbakar, yaitu toko sepatu dan rumah makan shusi ikut terbakar.”
Kepanikan melanda warga di permukiman sekitar Rita Pasaraya. Warga lainnya, Lusi, mengatakan bahwa penduduk yang tinggal di kawasan Jalan Kokosan, tepat di belakang pusat perbelanjaan, sempat mengungsi untuk menghindari dampak kebakaran. “Warga juga sempat ngungsi, terutama yang ada di Jalan Kokasan, belakang Rita Pasaraya,” kata Lusi.
Rohman memastikan bahwa seluruh bangunan pusat perbelanjaan dari lantai dasar hingga lantai teratas hangus terbakar. “Lantai satu, dua, sampai tiga terbakar,” ujarnya. Kondisi bangunan pascakebakaran terlihat rusak berat dan nyaris tak menyisakan bagian yang utuh.
Dalam upaya mengendalikan situasi, petugas pemadam kebakaran menerapkan strategi pemadaman dari lantai bawah. “Strategi kami, pemadaman dari bawah dulu untuk memutus sumber api sebelum naik ke atas,” jelas Rohman. Hingga Selasa pagi, meskipun api telah berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran ulang. Mustangin menyebut, “Masih dilaksanakan pemadaman di beberapa titik api, tapi sudah kecil, sedang tahap pendinginan.”
Informasi lengkap mengenai insiden kebakaran Rita Pasaraya Cilacap ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari pihak terkait dan kesaksian warga yang dirilis pada Selasa, 3 Februari 2026.