Apple dan Samsung tetap mengukuhkan posisi sebagai dua vendor penguasa pasar tablet global pada penutupan tahun 2025. Berdasarkan riset terbaru dari firma pasar Omdia, Apple masih berada di posisi puncak dengan performa yang didorong oleh tingginya permintaan perangkat generasi terbaru.
Dominasi Apple dan Tekanan pada Samsung
Pada kuartal IV-2025, Apple berhasil mengirimkan sekitar 19,6 juta unit iPad ke seluruh dunia. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 16,5 persen secara tahunan (year-on-year). Dengan capaian tersebut, Apple kini menguasai 44,9 persen pangsa pasar tablet global.
Kinerja positif Apple didorong oleh permintaan kuat terhadap iPad generasi ke-11 serta lini iPad Pro terbaru yang telah ditenagai oleh chip M5. Di sisi lain, Samsung yang menempati posisi kedua justru menghadapi tekanan pasar yang cukup signifikan.
Pengiriman tablet Samsung Galaxy pada periode yang sama tercatat sebesar 6,4 juta unit, atau mengalami penurunan sekitar 9,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Samsung kini mengamankan 14,7 persen pangsa pasar global pada tiga bulan terakhir tahun 2025.
Lonjakan Pertumbuhan Lenovo dan Xiaomi
Lenovo mencatatkan diri sebagai vendor dengan pertumbuhan paling mencolok di peringkat ketiga. Perusahaan ini mengirimkan 3,9 juta unit tablet pada kuartal IV-2025, melonjak drastis hingga 36,2 persen secara tahunan.
Huawei menyusul di posisi keempat dengan pengiriman sekitar 3 juta unit tablet MatePad, tumbuh 14,8 persen dengan pangsa pasar 6,9 persen. Sementara itu, Xiaomi melengkapi daftar lima besar dengan total pengiriman 2,8 juta unit, naik 10,1 persen pada kuartal terakhir 2025.
Data Pangsa Pasar Tablet Global 2025
Berikut adalah daftar lima merek tablet teratas dunia pada kuartal IV-2025 berdasarkan data riset Omdia:
| Peringkat | Vendor Tablet | Pangsa Pasar (%) |
|---|---|---|
| 1 | Apple | 44,9% |
| 2 | Samsung | 14,7% |
| 3 | Lenovo | 8,8% |
| 4 | Huawei | 6,9% |
| 5 | Xiaomi | 6,4% |
| – | Lain-lain | 18,3% |
Proyeksi Pasar dan Tantangan Tahun 2026
Secara keseluruhan, pengiriman tablet dunia sepanjang tahun 2025 tumbuh 9,8 persen secara tahunan menjadi sekitar 162 juta unit. Angka ini merupakan level tertinggi sejak lonjakan permintaan yang terjadi pada masa pandemi tahun 2020 lalu.
Meski pasar menunjukkan tren positif, Research Manager Omdia, Himani, mengingatkan adanya potensi tekanan pada tahun 2026. Vendor diharapkan mampu menyeimbangkan daya saing dan profitabilitas di tengah potensi gangguan pasokan memori yang dapat memicu kenaikan harga perangkat.
Peluang pertumbuhan di masa depan diperkirakan akan lebih selektif, terutama pada segmen premium, siklus penggantian perangkat di pasar maju, serta kebutuhan sektor pendidikan di negara berkembang.
Informasi lengkap mengenai data pasar tablet global ini disampaikan melalui laporan riset pasar terbaru dari firma Omdia yang dirilis pada Februari 2026.
