Berita

Mendagri Tito Karnavian Umumkan Pencairan Bantuan Rp 4,7 Triliun untuk Korban Bencana di Sumatera

Advertisement

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa dana bantuan sebesar Rp 4,7 triliun untuk korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan segera dicairkan pada Kamis (12/2/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto guna mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Mekanisme Anggaran dan Verifikasi Data

Tito menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan telah mentransfer dana tersebut kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa lalu. Proses penyaluran akan dilakukan secara serempak di tiga provinsi terdampak bagi para pengungsi yang datanya telah diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Saya sudah diskusi sama Kepala BNPB, mulai besok hari lusa, hari Kamis, itu akan serempak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan di Aceh akan diberikan yang sudah diverifikasi oleh BPS sebanyak lebih kurang 25.000 akan diberikan,” ujar Tito saat memberikan keterangan di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2/2026).

Rincian Nominal Bantuan Stimulan Rumah

Pemerintah telah menetapkan besaran bantuan stimulan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan dengan rincian sebagai berikut:

  • Kerusakan Ringan: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 15 juta per kepala keluarga.
  • Kerusakan Sedang: Mendapatkan bantuan sebesar Rp 30 juta per kepala keluarga.

Tito menambahkan bahwa jumlah penerima bantuan stimulan ini diperkirakan mencapai 70.000 jiwa. Dengan adanya dana pegangan tersebut, diharapkan warga dapat segera memulai perbaikan rumah masing-masing sehingga jumlah pengungsi di posko darurat dapat berkurang secara signifikan.

Bantuan Hunian dan Target Sebelum Ramadan

Bagi pengungsi yang memilih untuk tidak tinggal di hunian sementara (Huntara), pemerintah menyediakan bantuan biaya sewa atau tempat tinggal sementara sebesar Rp 1,8 juta per tiga bulan. Dana ini juga akan direalisasikan oleh BNPB sesuai dengan ketersediaan anggaran yang telah disiapkan.

Advertisement

Pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran bantuan ini dapat rampung sebelum memasuki bulan suci Ramadan. “Mudah-mudahan dengan semua langkah ini, maka pengungsian akan jauh berkurang. Insya Allah sebelum puasa selesai,” tegasnya.

Dukungan Logistik dari Pimpinan MPR RI

Selain bantuan dana dari pemerintah pusat, jajaran pimpinan MPR RI yang dipimpin oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga mengunjungi Aceh untuk menyerahkan bantuan logistik. Bantuan tersebut terdiri dari 15 ribu paket sembako dan 15 ribu paket perlengkapan ibadah.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh sejumlah Wakil Ketua MPR RI seperti Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhi Baskoro Yudhoyono, dan A. M. Akbar Supratman, serta pimpinan fraksi dan lembaga terkait lainnya.

Informasi lengkap mengenai skema penyaluran bantuan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang dirilis pada Selasa, 10 Februari 2026.

Advertisement