Islami

Mengenal Keutamaan Surat Yasin: Penjelasan Makna, Hadis, hingga Tradisi Yasinan di Indonesia

Advertisement

Surat Yasin, yang merupakan surat ke-36 dalam Al-Quran, memegang peranan penting dalam kehidupan spiritual umat Islam di Indonesia. Terdiri dari 83 ayat dan tergolong sebagai surat Makkiyah, bacaan ini sering disebut sebagai “jantung” Al-Quran karena kedalaman makna dan keutamaannya yang luas bagi para pembacanya.

Makna Kata Yasin Menurut Pandangan Ulama

Nama “Yasin” diambil dari dua huruf pertama pada ayat pembuka. Sebagian ulama menafsirkan huruf tersebut sebagai huruf muqatta’ah yang maknanya hanya diketahui oleh Allah SWT. Namun, terdapat pula pendapat yang menyebut “Yasin” sebagai panggilan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, kalimat “Ya Sin” dipahami sebagai penegasan bahwa Rasulullah SAW adalah utusan Allah bagi kaum yang sebelumnya belum mendapat peringatan. Beberapa ulama juga memaknainya sebagai sumpah Allah, nama Allah, hingga sebutan bagi Al-Quran itu sendiri.

Keutamaan Membaca Surat Yasin dalam Hadis

Keutamaan surat ini tercantum dalam berbagai riwayat hadis sahih. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca Yasin pada suatu malam dengan mengharap wajah Allah maka ia akan diampuni pada malam itu” (HR. Ad-Darimi).

Dalam riwayat lain yang dirilis oleh HR. Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW menegaskan kedudukan surat ini sebagai inti dari kitab suci: “Segala sesuatu memiliki jantung (inti), dan jantung Al-Quran adalah Yasin. Barangsiapa yang membacanya seolah-olah ia telah membaca Al-Quran sebanyak sepuluh kali.”

Doa Setelah Membaca Surat Yasin

Umat Islam dianjurkan membaca doa setelah menyelesaikan surat ini untuk memohon perlindungan. Berikut adalah petikan doa dari Habib Abdullah al Haddad sebagaimana dikutip Syekh Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani:

Advertisement

Allahumma innaa nastahfidzhuka wa nastaudi’uka diinana wa anfusanaa wa ahlanaa wa aulaadanaa wa amwaalanaa wa kulla syai’in a’thaitanaa…

Artinya: “Ya Allah kami memohon penjagaan-Mu dan menitipkan kepada-Mu agama kami, diri kami, keluarga kami, anak-anak kami, harta benda kami, dan apa saja yang telah Engkau berikan kepada kami.”

Tujuh Manfaat Utama Membaca Surat Yasin

  • Mendapatkan Ampunan Dosa: Dibaca pada malam hari untuk mengharap keridaan Allah SWT.
  • Ketenangan Hati: Membantu memberikan ketentraman batin saat menghadapi kesulitan hidup.
  • Keberkahan Hidup: Sering dibaca saat memulai usaha atau dalam acara penting seperti pernikahan.
  • Kemudahan Sakratul Maut: Diyakini memberikan ketenangan bagi orang yang sedang menghadapi ajal.
  • Perlindungan: Menjadi sarana memohon perlindungan dari berbagai bahaya dan musibah.
  • Meningkatkan Keimanan: Memperkuat kesadaran akan keagungan Allah dan kepastian kematian.
  • Mendapat Kemuliaan: Sebagai bagian dari ibadah membaca Al-Quran yang mendatangkan pahala besar.

Tradisi Yasinan dan Tahlilan di Indonesia

Di Indonesia, membaca Surat Yasin telah menjadi tradisi sosial-keagamaan yang disebut Yasinan. Kegiatan ini biasanya dibarengi dengan tahlilan untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia atau memohon hajat tertentu pada peringatan hari ke-3 hingga ke-1.000 kematian.

Meskipun terdapat perbedaan pandangan dari kelompok tertentu yang menganggapnya sebagai bid’ah, banyak ulama tetap mempertahankan praktik ini. Merujuk pada buku “Benarkah Tahlilan dan Kenduri Haram” karya tokoh NU, tradisi ini dinilai positif karena mengandung bacaan Al-Quran, kalimat tauhid, dan selawat.

Selain aspek spiritual, Yasinan juga memiliki fungsi sosial sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan menjadi media dakwah yang efektif di tengah masyarakat. Informasi mengenai keutamaan dan tradisi Surat Yasin ini dirangkum dari berbagai sumber literatur Islam dan catatan sejarah praktik keagamaan di Indonesia.

Advertisement