Teknologi

Mengenal Sertifikasi MIL-STD-810: Standar Ketangguhan Militer pada Gadget dan Batas Kemampuannya

Advertisement

Sejumlah produsen ponsel pintar dan laptop kini semakin gencar menyematkan label sertifikasi ketangguhan fisik berstandar militer atau Military Grade pada produk terbaru mereka. Label ini sering kali dipromosikan sebagai jaminan bahwa perangkat mampu bertahan dari benturan keras hingga penggunaan di kondisi lingkungan yang ekstrem.

Apa Itu Standar Military Grade MIL-STD-810?

Istilah Military Grade yang umum ditemukan pada perangkat konsumen merujuk pada standar MIL-STD-810. Ini merupakan protokol pengujian yang disusun oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) untuk mengevaluasi ketahanan peralatan terhadap berbagai tekanan lingkungan selama masa pakainya.

Penting untuk dicatat bahwa kelulusan uji MIL-STD-810 tidak berarti perangkat tersebut digunakan secara resmi oleh personel militer di medan perang. Sertifikasi ini hanya menunjukkan bahwa perangkat telah melewati serangkaian simulasi laboratorium yang mencakup kondisi di luar batas penggunaan normal sehari-hari.

Metode Pengujian Lingkungan yang Digunakan

Standar MIL-STD-810 mencakup berbagai metode pengujian yang dapat dipilih oleh produsen sesuai dengan relevansi produk mereka. Beberapa pengujian yang paling sering diterapkan pada perangkat elektronik konsumen meliputi:

  • Suhu Ekstrem: Menguji fungsionalitas komponen internal saat terpapar suhu sangat tinggi atau sangat rendah.
  • Kelembapan: Memastikan sirkuit dan lapisan pelindung tetap aman dari paparan uap air dalam jangka waktu lama.
  • Guncangan dan Jatuh (Shock & Drop): Simulasi kecelakaan fisik dengan menjatuhkan perangkat berulang kali dari ketinggian tertentu.
  • Getaran: Menguji ketahanan bodi terhadap getaran terus-menerus, seperti saat berada di dalam kendaraan.
  • Debu dan Pasir: Mengevaluasi kemampuan segel perangkat dalam menghalau partikel kecil masuk ke komponen sensitif.

Penerapan pada Ponsel dan Laptop

Pada perangkat ponsel dan tablet, label ini biasanya difokuskan pada ketahanan terhadap benturan (drop test). Produsen sering mengombinasikan standar militer dengan rating IP (Ingress Protection) untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap air dan debu.

Advertisement

Sementara itu, pada laptop, pengujian cenderung lebih luas mencakup stabilitas engsel layar, daya tahan papan ketik (keyboard), hingga ketahanan bodi terhadap getaran saat dibawa bepergian. Hal ini dianggap relevan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi atau mereka yang bekerja di lapangan.

Realitas dan Batasan Sertifikasi

Meskipun proses pengujiannya nyata, sertifikasi Military Grade bukanlah jaminan mutlak bahwa perangkat tidak dapat rusak. Tidak ada otoritas global tunggal yang mewajibkan produsen untuk menjalankan seluruh rangkaian tes MIL-STD-810. Akibatnya, beberapa merek mungkin hanya memilih tes tertentu yang paling menguntungkan untuk kepentingan pemasaran.

Sebagai contoh, sebuah laptop mungkin lulus uji ketahanan debu dan suhu, namun belum tentu tahan terhadap benturan keras jika tidak melalui shock test. Perangkat elektronik tetap memiliki risiko pecah atau tergores meskipun telah menyandang label standar militer.

Informasi mengenai standar ketangguhan perangkat elektronik ini merujuk pada penjelasan teknis mengenai MIL-STD-810 yang dihimpun dari laporan Gizmochina dan KompasTekno.

Advertisement